Timnas Indonesia Angkat Kaki dari SUGBK Jika Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 06 Juni 2024 | 09:18 WIB
Timnas Indonesia Angkat Kaki dari SUGBK Jika Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
Cuplikan Laga Timnas Indonesia Saat Hadapi Irak di Fase Grup Piala Asia 2023. (pssi.org)

Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia angkat kaki dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta jika lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 202 zona Asia.

Bukan tanpa sebab, Indonesia akan kedatangan tamu penting sehingga duel tak bisa terlaksana.

Tamu tersebut adalah Paus Fransiskus yang dijadwalkan ke Tanah air pada 3 September.

Oleh sebab itu, nanti pertandingan Timnas Indonesia akan digeser ke Surabaya.

Kondisi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta sehari laga antara Timnas Indonesia vs Irak, Kamis (6/6/2024). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Kondisi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta sehari laga antara Timnas Indonesia vs Irak, Kamis (6/6/2024). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- akan memiliki dua jadwal pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada September yakni pada tanggal 5 dan 10 jika lolos.

"Kami tidak akan bermain di SUGBK karena ada kedatangan tamu negara yakni Sri Paus. Jadi kami akan bermain nanti di Surabaya, kami pindah lokasi," kata Erick di Jakarta, Rabu (5/6/2024).

"Memang ini tamu negara, tokoh dunia, jadi kita harus mengerti. Jadi kami akan bermain di Surabaya," jelasnya.

Lebih jauh, Erick Thohir sudah meminta tim PSSI untuk mengecek rumput di Stadion GBT sebagai persiapan.

Jika tak memungkinkan bakal dicari venue lain.

baca juga
Ilustrasi pertandingan Timnas Indonesia U-20 vs Panama U-23 di Toulon Cup 2024. [Suara.com]
Ilustrasi pertandingan Timnas Indonesia U-20 vs Panama U-23 di Toulon Cup 2024. [Suara.com]

Namun saat ini tujuan utamanya masih di Surabaya. Opsi lain akan dicari jika tak memungkinkan.

"Sekarang pemerintah Indonesia sudah renovasi 22 stadion. Kemarin FIFA sudah cek delapan stadion dan memberikan lampu hijau bahwa stadion-stadionnya bagus," jelasnya.

"Jadi kami banyak opsi sekarang. Negara ini kaya tinggal perlu manajemen yang baik," tutup Erick Thohir.

Hitung-hitungan bisa lolos

Dua pertandingan melawan Irak (6 Juni 2024) dan Filipina (11 Juni 2024) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi penentu lolosnya Garuda ke putaran ketiga.

Saat ini, Indonesia menempati posisi kedua Grup F dengan 7 poin, hasil dari dua kemenangan atas Vietnam dan satu imbang melawan Filipina.

Skuad Garuda hanya membutuhkan satu kemenangan atau dua kali imbang untuk memastikan tiket ke putaran ketiga.

Peluang besar terbuka saat Timnas menghadapi Filipina.

Kemenangan atas Azkals akan mengantarkan Indonesia ke poin 11, unggul jauh dari Vietnam di posisi ketiga yang maksimal hanya mampu mengumpulkan 9 poin meskipun mereka menang di dua laga sisa.

Skenario lain, imbang melawan Irak dan Filipina pun cukup meloloskan Timnas Indonesia karena unggul head-to-head atas Vietnam.

Di pertemuan pertama, Indonesia menang 1-0 atas Vietnam di SUGBK (21 Maret 2024) dan 3-0 di Stadion My Dinh, Hanoi (26 Maret 2024).

Timnas Indonesia berusaha melanjutkan tren kemenangan pada Grup F setelah sebelumnya mampu mengalahkan Vietnam dua kali kandang maupun tandang dengan skor 1-0 dan 3-0.

Jordi Amat serta kolega kini hanya membutuhkan tiga poin agar bisa memastikan diri lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Saat ini Indonesia berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan torehan tujuh poin dari empat pertandingan, berjarak lima poin dari Irak di posisi pertama.

Kemenangan pada pertandingan ini akan membuat Indonesia lolos ke babak selanjutnya, terlepas dari hasil pesaing terdekatnya Vietnam yang akan menghadapi Filipina.

Selain itu, kemenangan membuat Indonesia memastikan diri tampil pada ajang Piala Asia 2027 mendatang di Arab Saudi, sekaligus tampil dua kali beruntun di gelaran tersebut.

Perjuangan keras dan strategi matang menjadi kunci bagi Timnas untuk mengunci tempat di putaran ketiga.

Dukungan penuh dari suporter Garuda di SUGBK diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Pemain Irak yang Ditandai Jordi Amat, Timnas Indonesia Harus Waspada

Tiga Pemain Irak yang Ditandai Jordi Amat, Timnas Indonesia Harus Waspada

Bola | Kamis, 06 Juni 2024 | 09:10 WIB

Ogah Cari-cari Alasan Saat Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Irak Yakin Cuaca Gerah Jakarta Bukan Masalah

Ogah Cari-cari Alasan Saat Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Irak Yakin Cuaca Gerah Jakarta Bukan Masalah

Bola | Kamis, 06 Juni 2024 | 09:00 WIB

2 Faktor yang Bisa Buat Timnas Indonesia Kalahkan Irak di Kandang Sendiri

2 Faktor yang Bisa Buat Timnas Indonesia Kalahkan Irak di Kandang Sendiri

Your Say | Kamis, 06 Juni 2024 | 08:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×