Rafael Struick Ungkap Perbedaan Hidup di Belanda dan Indonesia ke Media Asing

Arief Apriadi

Jum'at, 07 Juni 2024 | 22:05 WIB
Rafael Struick Ungkap Perbedaan Hidup di Belanda dan Indonesia ke Media Asing
Pesepak bola Tim Nasional Indonesia Rafael William Struick (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Tim Nasional Irak Osamah Jabbar Rashid dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Suara.com - Striker Timnas Indonesia, Rafael Struick, menceritakan pengalaman hidup di dua negara berbeda. Kebetulan, kedua negara tersebut 'gila sepak bola.

Ya, pemain yang kini memperkuat klub Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda, ADO Den Haag itu membandingkan hidup di Indonesia dan negara kelahirannya, Belanda.

Struick lahir di Leidschendam, 21 tahun lalu. Dia punya darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

Rafael Struick, yang kini mantap memperkuat Timnas Indonesia, berbagi pengalamannya menjalani kehidupan di dua negara.

Dalam wawancara dengan media Amsterdam, Life After Football, ia menyebutnya sebagai pengalaman positif.

Penyerang Timnas Indonesia Rafael Struick
Penyerang Timnas Indonesia Rafael Struick

"Rasanya positif bagi saya hidup di antara dua dunia ini. Di Belanda, saya harus bekerja keras untuk mendapat tempat," kata Struick.

"Sama halnya di Indonesia, tapi di sana kehidupan saya lebih santai. Saat saya bermain di Indonesia, rasanya seperti menjadi seorang superstar."

Popularitasnya di Indonesia tercermin dari jumlah pengikutnya yang mencapai 3,8 juta di Instagram.

Terkini, Rafael Struick tengah membela Timnas Indonesia yang masih berjuang untuk mengunci tiket ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

baca juga

Struick tampil 75 menit saat Timnas Indonesia takluk 0-2 dari Irak dalam matchday kelima Grup F di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Kini, dirinya dan skuad Garuda tengah bersiap untuk menatap matchday terakhir Grup F kontra Filipina yang akan jadi laga hidup mati untuk tim Merah Putih.

Secara sederhana, Timnas Indonesia wajib menang atas Filipina dalam laga yang akan berlangsung di SUGBK pada Selasa (11/6/2024).

Kemenangan bakal membuat Timnas Indonesia finis sebagai runner-up Grup F dengan mengoleksi 10 poin. Jumlah itu tak lagi mungkin dikejar Vietnam yang hingga matchday kelima baru mengumpulkan enam poin.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Laga Hidup Mati Lawan Filipina, Warganet Riuh di Media Sosial

Jelang Laga Hidup Mati Lawan Filipina, Warganet Riuh di Media Sosial

Bola | Jum'at, 07 Juni 2024 | 19:01 WIB

Punya Harga Pasar Rp 230 Miliar, Anak Asuh Jose Mourinho Tolak Mentah-mentah Timnas Indonesia

Punya Harga Pasar Rp 230 Miliar, Anak Asuh Jose Mourinho Tolak Mentah-mentah Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Juni 2024 | 19:00 WIB

Jordi Amat

Jordi Amat

Bola | Jum'at, 07 Juni 2024 | 19:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×