Mirip JIS, Volksparkstadion Minim Lahan Parkir, Fans Euro 2024 Diminta Naik Angkutan Umum

Arief Apriadi

Rabu, 12 Juni 2024 | 19:40 WIB
Mirip JIS, Volksparkstadion Minim Lahan Parkir, Fans Euro 2024 Diminta Naik Angkutan Umum
Salah satu venue Euro 2024, Volksparkstadion dipastikan tidak menyediakan lahan parkir untuk fans. [Dok. AFP]

Suara.com - Salah satu venue Euro 2024, Volksparkstadion di Hamburg, Jerman, dipastikan tidak menyediakan lahan parkir untuk fans. Panitia meminta suporter untuk memanfaatkan kendaraan umum demi mencapai venue pertandingan.

Hal itu diketahui melalui laporan jurnalis BBC, Gary Rose. Dia menyebut jalan-jalan disekitaran Volksparkstadion juga akan ditutup sepanjang menggelar pertandingan Euro 2024.

Situasi tersebut mirip dengan Jakarta International Stadium (JIS) yang terletak di Jakarta Utara. Venue yang dibangun di masa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan itu tidak menyediakan banyak lahan parkir.

Karenanya, saat menggelar beberapa acara termasuk Piala Dunia U-17 2023, para penonton harus memarkir kendaraannya di kantong-kantong parkir yang tersedia dan menyambung perjalanan menggunakan shuttle atau kendaraan umum untuk sampai ke venue.

Jakarta International Stadium (JIS). [ADEK BERRY / AFP]
Jakarta International Stadium (JIS). [ADEK BERRY / AFP]

"Stadion ini terletak sekitar empat mil jauhnya dari pusat kota dan ketika para penggemar mulai berdatangan, hal ini akan menjadi pekerjaan logistik yang sangat besar bagi pihak penyelenggara," tulis laporan BBC, Rabu (12/6/2024).

"Demi alasan keamanan dan keberlanjutan, tidak akan ada tempat parkir untuk umum di lapangan, jadi bus, kereta api, atau - seperti saya pagi ini - [naik] skuter."

Volksparkstadion salah satunya akan menjadi venue pertandingan matchday pertama Grup D Euro 2024 antara Polandia vs Belanda pada 17 Juni mendatang.

Bagi fans Belanda, menggunakan kendaraan umum atau bahkan berjalan kaki sebagai hal lumrah. Kebijakan Volksparkstadion tanpa lahan parkir dinilai tak akan menganggu para fans Oranje.

"Hal ini tidak menjadi masalah bagi para pendukung Belanda karena mereka terkenal menikmati jalan massal ke lapangan, menciptakan lautan Oranje seperti yang mereka lakukan," tulis laporan BBC.

baca juga

Euro 2024 akan berlangsung di Jerman pada 15 Juni hingga 15 Juli 2024. Sebanyak 10 stadion dipilih untuk menggelar turnamen sepak bola terbesar antara negara-negara Eropa ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toni Kroos Bongkar Alasan Setuju Kembali Perkuat Timnas Jerman di Euro 2024

Toni Kroos Bongkar Alasan Setuju Kembali Perkuat Timnas Jerman di Euro 2024

Bola | Rabu, 12 Juni 2024 | 16:57 WIB

Robert Lewandowski Absen Saat Polandia Hadapi Belanda di Euro 2024

Robert Lewandowski Absen Saat Polandia Hadapi Belanda di Euro 2024

Bola | Rabu, 12 Juni 2024 | 08:35 WIB

Frenkie de Jong Dipastikan Tak Bisa Bela Timnas Belanda di Euro 2024

Frenkie de Jong Dipastikan Tak Bisa Bela Timnas Belanda di Euro 2024

Bola | Selasa, 11 Juni 2024 | 09:16 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×