Striker Keturunan Yogyakarta-Belanda: Jakarta Rumah Kedua Saya

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 26 September 2024 | 09:15 WIB
Striker Keturunan Yogyakarta-Belanda: Jakarta Rumah Kedua Saya
Pemain Timnas Indonesia U-20 Jens Raven selebrasi usai mencetak gol ke gawang Maladewa U-20 dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia U-20 grup F di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (25/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Striker Timnas Indonesia U-20 keturunan Yogyakarta-Belanda, Jens Raven, baru-baru ini mengungkapkan kesannya bermain di berbagai kota Indonesia, termasuk Jakarta dan Surabaya.

Jens Raven merasa Jakarta sebagai "rumah kedua" setelah menjadi warga negara Indonesia pada akhir Juni 2024. Sementara Belanda dianggapnya sebagai tempat yang berkesan.

Hal itu diungkapkan Jens Raven dalam konferensi pers pasca kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-20 atas Maladewa dalam laga pertama Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Rabu (25/9/2024).

Sebelum tampil di Jakarta, Jens Raven telah mencatat kenangan manis di Surabaya. Kota ini menjadi tempat pertama baginya berkompetisi dalam turnamen internasional bersama Timnas Indonesia saat tampil di Piala AFF U-19 2024.

Raven, yang juga bermain untuk FC Dordrecht U-21, menjadi pahlawan bagi Indonesia dengan mencetak empat gol yang membawa tim meraih gelar juara Piala AFF U-19 untuk kedua kalinya setelah 2013.

"Saya pikir Jakarta menurut saya sebagai rumah kedua. Jadi saya merasa sangat baik untuk berada di sini," kata striker 18 tahun itu.

Pemain Timnas Indonesia U-20 Jens Raven berebut bola dengan pemain Timnas Maladewa U-20 dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia U-20 2025 grup F di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (25/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemain Timnas Indonesia U-20 Jens Raven berebut bola dengan pemain Timnas Maladewa U-20 dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia U-20 2025 grup F di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (25/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, Raven menganggap Surabaya sebagai kota yang memiliki kenangan kendati dia mengakui Kota Pahlawan memiliki cuaca yang lebih panas dari Jakarta.

"Menurut saya, Surabaya lebih panas daripada di Jakarta. Tapi saya pikir memori saya di Surabaya adalah luar biasa," kata Raven.

"Turnamen pertama di Indonesia dan menjadi juara. Itu luar biasa, tapi Jakarta menurut saya merupakan rumah kedua," tambahnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manajer Timnas Indonesia U-20 Ungkap Alasan Sebenarnya Welber Jardim Mangkir

Manajer Timnas Indonesia U-20 Ungkap Alasan Sebenarnya Welber Jardim Mangkir

Bola | Kamis, 26 September 2024 | 08:28 WIB

Fans Belanda Ribut, Tak Terima Mees Hilgers Disebut Orang Indonesia saat Hadapi Man United

Fans Belanda Ribut, Tak Terima Mees Hilgers Disebut Orang Indonesia saat Hadapi Man United

Bola | Kamis, 26 September 2024 | 07:32 WIB

6 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Minim Menit Bermain, No.1 Mengkhawatirkan!

6 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Minim Menit Bermain, No.1 Mengkhawatirkan!

Bola | Kamis, 26 September 2024 | 07:35 WIB

Terkini

Buntut Dugaan Asusila, Seluruh Santri Ponpes Dar Et Tauhid Dipulangkan

Buntut Dugaan Asusila, Seluruh Santri Ponpes Dar Et Tauhid Dipulangkan

Bekaci | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Semua Happy saat BBM Langka, Bapak Ini Bagi-bagi Tuak ke Pengantre Pertalite di Bali

Semua Happy saat BBM Langka, Bapak Ini Bagi-bagi Tuak ke Pengantre Pertalite di Bali

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Kabut Asap Menggila, PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta ASEAN Turun Tangan Urus Karhutla RI

Kabut Asap Menggila, PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta ASEAN Turun Tangan Urus Karhutla RI

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Habiburokhman Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Bumerang bagi Demokrasi

Habiburokhman Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Bumerang bagi Demokrasi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Bukan Hanya Konsol! Xbox Siapkan Family of Devices lewat Project Helix

Bukan Hanya Konsol! Xbox Siapkan Family of Devices lewat Project Helix

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Facial Foam dan Facial Wash Apakah Sama? Ini Perbedaan dan Cara Memilihnya

Facial Foam dan Facial Wash Apakah Sama? Ini Perbedaan dan Cara Memilihnya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:47 WIB

×