Jelang Lawan Jepang, Shin Tae-yong Diterpa Kabar Buruk dari Negaranya, Ada Apa?

Ronald Seger Prabowo

Rabu, 06 November 2024 | 19:32 WIB
Jelang Lawan Jepang, Shin Tae-yong Diterpa Kabar Buruk dari Negaranya, Ada Apa?
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (pssi.org)

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendapatkan kabar buruk jelang menghadapi Jepang pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kabar buruk itu bukan datang dari skuad Timnas Merah Putih, melainkan dari sepak bola negaranya, Korea Selatan (Korsel).

Penyebabnya, Timnas Korsel terancam didiskualifikasi dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 akibat intervensi pemerintah dalam Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

Melansir Yonhap News, Rabu (6/11/2024), Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korsel meminta Presiden Asosiasi Sepak Bola Korsel (KFA) Chung Mong-gyu dijatuhi hukuman karena sejumlah pelanggaran.

"Kementerian Olahraga pada hari Selasa menuntut setidaknya penangguhan pejabat tinggi sepak bola negara itu atas kontroversi perekrutan pelatih kepala tim nasional putra, serta penyimpangan lainnya," tulis media itu dilansir Suara.com.

Saat mengumumkan temuan akhir penyelidikannya terhadap Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), kementerian meminta agar Chung Mong-gyu setidaknya diskors dari tugasnya, bersama dengan pejabat senior KFA lainnya.

Menurut kementerian, KFA juga dapat memilih untuk memecat Chung, yang telah memimpin badan sepak bola tersebut sejak 2013 dan diperkirakan akan melanjutkan masa jabatan keempatnya pada awal tahun depan.

Media tersebut juga menuliskan KFA berada di bawah tekanan besar sejak mempekerjakan Hong Myung-bo sebagai pelatih kepala tim nasional putra pada bulan Juli.

Para penentang tindakan tersebut mengklaim KFA tidak mengikuti proses pemeriksaan yang tepat dan hanya membawa Hong bergabung setelah pertemuan dadakan dengan pelatih, alih-alih melakukan wawancara formal.

baca juga

Kementerian mengatakan pihaknya juga telah meminta KFA untuk 'mengupayakan tindakan untuk mengatasi kelemahan prosedural' ketika merekrut Hong.

Kementerian mengatakan langkah-langkah tersebut akan mencakup kembali ke tahap perencanaan dan meminta Komite Tim Nasional, sebuah badan KFA yang bertanggung jawab atas pencarian kepelatihan tim nasional, merekomendasikan kandidat baru untuk disetujui oleh dewan direksi.

Ketika mengumumkan temuan sementara pada 2 Oktober, kementerian mengatakan KFA melanggar beberapa aturan dalam mempekerjakan Hong.

"Namun kementerian juga mengakui bahwa masalah bisa dihindari jika Chung tidak memerintahkan pejabat senior untuk mewawancarai kandidat selain Hong terlebih dahulu," tambahnya.

Langkah pemerintah itu berpotensi membuat KFA dibekukan oleh FIFA. Pasalnya, FIFA tak memberi toleransi sedikit pun terhadap intervensi pemerintah terhadap asosiasi yang berada di bawah naungannya.

Jika itu terjadi, Timnas Korsel akan mendapatkan sanksi berupa larangan bertanding di pentas internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TVXQ Resmi Merilis Album Perayaan Debut 20 Tahun di Jepang Bertajuk 'Zone'

TVXQ Resmi Merilis Album Perayaan Debut 20 Tahun di Jepang Bertajuk 'Zone'

Your Say | Rabu, 06 November 2024 | 19:26 WIB

Jadi Lawan Timnas Indonesia, Pemain Jepang Ikut Bantai Manchester City di Liga Champions

Jadi Lawan Timnas Indonesia, Pemain Jepang Ikut Bantai Manchester City di Liga Champions

Bola | Rabu, 06 November 2024 | 19:24 WIB

3 Pemain Kunci Timnas Jepang yang Perlu Diwaspadai, Ada Eks-Inter Milan

3 Pemain Kunci Timnas Jepang yang Perlu Diwaspadai, Ada Eks-Inter Milan

Your Say | Rabu, 06 November 2024 | 19:15 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×