Siapa Simon Tahamata? Legenda Ajax Asli Maluku Dikabarkan Jadi Direktur Teknik PSSI

Arief Apriadi

Kamis, 30 Januari 2025 | 10:49 WIB
Siapa Simon Tahamata? Legenda Ajax Asli Maluku Dikabarkan Jadi Direktur Teknik PSSI
Legenda Timnas Belanda dan Ajax Amsterdam berdarah Indonesia, Simon Tahamata dikabarkan akan jadi Direktur Teknik PSSI. (ANTARA/Ajax Amsterdam)

Suara.com - Akun Instagram Timnas Indonesia dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir kedapatan di-follow oleh legenda Ajax Amsterdam berdarah Maluku, Simon Tahamata.

Berdasarkan pantauan Suara.com, akun Instagram Simon, @/simon_tahamata_ memang kedapatan mem-follow akun @timnasindonesia dan @erickthohir.

Hal itu dianggap warganet sebagai gestur bahwa eks Timnas Belanda yang 100 persen berdarah Indonesia itu bakal menduduki jabatan Direktur Teknik PSSI yang tengah lowong.

Legenda Ajax Amsterdam berdarah Maluku, Simon Tahamata mem-follow akun Instagram Timnas Indonesia. [Dok. IG/@simon_tahamata_]
Legenda Ajax Amsterdam berdarah Maluku, Simon Tahamata mem-follow akun Instagram Timnas Indonesia. [Dok. IG/@simon_tahamata_]

Simon Tahamata diketahui merupakan sosok terpandang dalam sepak bola Belanda. Meski demikian, dia diketahui 100 persen berdarah Indonesia dari ibu dan ayah asal Maluku.

Kedua orang tuanya pergi dan memilih menetap di Belanda hingga dirinya lahir di kota Vught pada 26 Mei 1956.

Kariernya diketahui tak hanya cemerlang sebagai pemain, tetapi juga pelatih.

Sebagai pemain, Simon pernah membela Ajax Amsterdam, Standard Liege, Feyenoord, VAC Beerschot hingga pensiun di Germinal Ekeren.

Sementara sebagai pelatih, dia lebih banyak berkutat di level akademi atau tim muda dari Standard Liege Germ. Beerschot, Ajax Yout, Al-Ahli Youth.

Jabatan terakhirnya di era kepelatihan adalah pelatih teknis Ajax Youth atau tim muda Ajax sebelum dirinya menerima tawaran membina akademi Deutsche Football Academy di Berlin, Jerman.

baca juga

Belum bisa dikonfirmasi apakah isu Simon Tahamata akan segera ditunjuk PSSI sebagai Direktur Teknik adalah benar. PSSI sejauh ini belum memberikan pengumuman perihal penunjukan jabatan teknis itu.

Meski demikian, Erick Thohir sempat menjelaskan bahwa PSSI akan mengumumkan perihal sosok pengisi jabatan Dirtek PSSI pada Februari mendatang.

Profil Simon Tahamata

Nama Simon Tahamata mungkin kurang dikenal di kalangan pencinta sepak bola Indonesia di masa kini. {adahal pria kelahiran Vught, Belanda, 26 Mei 1956 ini adalah sosok hebat dengan darah Maluku (Ambon) yang mengalir dalam dirinya.

Orang tuanya berasal dari Ambon, Indonesia, sebelum bermigrasi dan menetap di Belanda. Meski berkarier gemilang di Eropa, Simon tetap menjaga hubungan dengan akar leluhurnya dan berkontribusi untuk pengembangan sepak bola Indonesia.

Simon Tahamata adalah salah satu legenda sepak bola Belanda. Selama 17 tahun (1979–1996), ia menjadi bagian dari Timnas Belanda, tampil di ajang internasional dengan prestasi yang membanggakan. Di level klub, ia membela tim-tim elite Eropa seperti Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam.

Kemampuannya sebagai pemain sayap atau gelandang menyerang membuatnya dihormati di dunia sepak bola Eropa.

Setelah pensiun sebagai pemain, Simon beralih ke dunia kepelatihan dengan fokus pada pembinaan pemain muda. Pengalamannya meliputi Pelatih akademi Ajax Amsterdam, Standard Liege (Belgia), dan Germinal Beerschot.

Dia juga menjadi pelatih kelompok usia U-10 hingga U-15 di klub Al Ahli (2009–2014) dan turut mendirikan Simon Tahamata Soccer Academy (2014) sambil tetap berkontribusi di akademi Ajax.

Simon dikenal sebagai figur yang berkomitmen dalam mencetak bakat-bakat muda berbakat, baik di Belanda maupun internasional.

Meski tumbuh besar di Belanda, Simon tidak melupakan asal-usulnya. Pada 2010, ia mengunjungi Ambon, tanah leluhur orang tuanya, untuk berbagi ilmu dengan pemain muda setempat.

Saat itu, ia melatih anak-anak usia 10–15 tahun dan menyoroti kondisi sepak bola di Ambon yang memprihatinkan.

“Beta prihatin karena pastinya pembinaan kepada pemain junior kurang optimal dengan dampak pesepak bola Ambon tidak bisa mengikuti kompetisi Liga Indonesia sebagaimana jadwal PSSI,” ujar Simon, dikutip dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taktik Timnas Indonesia Masih Misteri, Pelatih Australia: Apa Pun Itu Kami Harus Menganalisa

Taktik Timnas Indonesia Masih Misteri, Pelatih Australia: Apa Pun Itu Kami Harus Menganalisa

Bola | Kamis, 30 Januari 2025 | 10:34 WIB

Jelang Lawan Timnas Indonesia U-20 vs India, Indra Sjafri Belum Mau Serius

Jelang Lawan Timnas Indonesia U-20 vs India, Indra Sjafri Belum Mau Serius

Bola | Kamis, 30 Januari 2025 | 10:21 WIB

Siapa Febryan Putra Pradana? Bek Jangkung Young Lions Calon Penerus Jordi Amat di Timnas Indonesia

Siapa Febryan Putra Pradana? Bek Jangkung Young Lions Calon Penerus Jordi Amat di Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Januari 2025 | 09:49 WIB

Terkini

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

×