Eks Pelatih Timnas Indonesia Ingatkan Patrick Kluivert: Jangan Tiru Belanda

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 31 Maret 2025 | 10:55 WIB
Eks Pelatih Timnas Indonesia Ingatkan Patrick Kluivert: Jangan Tiru Belanda
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Timnas Indonesia masih memiliki asa untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Tim besutan Patrick Kluivert itu punya kans untuk setidaknya melaju ke babak keempat babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dari dua pertandingan yang telah dilakoni sebelumnya, Jay Idzes dkk menelan satu kekalahan dan satu kemenangan. Kekalahan 1-5 dari Australia, dibayar tuntas dengan kemenangan 1-0 atas Bahrain.

Skuat Garuda nantinya akan menghadapi dua laga penting yakni menjamu China dan bertandang ke Jepang. Jelang dua laga penting itu, Kluivert diminta untuk tidak banyak coba-coba formasi.

Eks pelatih Timnas Indonesia, Aji Santoso menyoroti keputusan Patrick Kluivert mengubah gaya bermain skuad Garuda lebih menyerang. Padahal, tim Merah tidak terbiasa dengan skema tersebut.

"Buat apa kita meniru skema khas Belanda, karena kita menentukan formasi itu melihat dari cara main. Pelatih menentukan dan melihat kualitas pemain yang ada," kata Aji Santoso saat dihubungi Suara.com

Timnas Indonesia. (instagram.com/@pssi)
Timnas Indonesia. (instagram.com/@pssi)

Kluivert dalam laga kontra Australia memakai skema 4-3-3 di mana sangat jarang dipakai skuad Garuda. Biasanya, Timnas Indonesia menggunakan formasi tiga bek sejajar seperti saat era Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia melakukan pressing tinggi sejak menit awal. Pemain-pemain Australia sempat keteteran melayani tekanan Jay Idzes dan kawan-kawan.

Bahkan, sejumlah peluang didapatkan Timnas Indonesia di menit awal seperti tandukan Idzes yang ditepis kiper Australia. Kemudian, penalti Kevin Diks gagal dieksekusi dengan baik.

Selepas kegagalan peluang tersebut, Australia mulai menemukan celah meladeni Timnas Indonesia. Serangan balik cepat serta eksekusi set-piece jadi senjata yang membuat tim Merah Putih mati kutu hingga akhirnya lima gol lahir.

baca juga

Ada beberapa faktor yang diduga membuat Kluivert memakai formasi 4-3-3. Seperti absennya sejumlah nama karena akumulasi kartu seperti Justin Hubner dan Ragnar Oratmangoen.

Apa yang dilakukan Patrick Kluivert cukup berdampak besar. Jay Idzes dan kawan-kawan belum terbiasa tampil dengan garis pertahanan yang cukup tinggi.

"Pemain selama bersama Shin Tae-yong mengunakan formasi yg sama dan pemain lebih familiar dengan formasi lima pemain belakang," terang Aji Santoso.

Skuad Timnas Indonesia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia .elawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Skuad Timnas Indonesia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia .elawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Untungnya, di matchday selanjutnya kontra Bahrain, Timnas Indonesia kembali ke setelan awal seperti yang sudah dibangun Shin Tae-yong. Ia menurunkan skema tiga bek yang terbilang efektif.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta lima hari setelahnya, Patrick Kluivert menurunkan formasi 3-4-2-1. Bermain lebih sabar terbilang lebih efektif buat mencetak gol.

Alhasil, Timnas Indonesia menang dengan skor tipis 1-0 berkat gol Ole Romeny dari skema counter-attack. Meski harus diakui seharusnya skuad Garuda bisa menang lebih dari satu angka.

"Saat melawan Australia mengunakan formasi 4-3-3 ketika melawan Bahrain pakai formasi 3-4-2-1. Perubahan formasi ini berdampak cukup positif," tegas Aji.

"Semua pemain bermain efektif. Hanya saja ada 2 peluang seharusnya gol tidak bisa dimaksimalkan jadi gol," ucap eks penggawa Persebaya Surabaya itu.

Laporan Lengkap LIKS tentang Coba-coba Formasi Timnas Indonesia Era Kluivert bisa klik di sini

Klasemen Grup C Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026

Klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menunjukkan persaingan yang semakin ketat. Jepang saat ini menjadi tim pertama yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026, memimpin klasemen dengan 20 poin dari 8 pertandingan.

Australia berada di posisi kedua dengan 13 poin, namun mereka tetap harus waspada karena Arab Saudi yang berada di posisi ketiga dengan 10 poin, terus mengancam.

Timnas Indonesia mengumpulkan 9 poin dan berada di posisi keempat. Meski berada di luar zona aman, peluang Indonesia untuk finis di posisi kedua masih terbuka lebar, tergantung pada hasil yang diraih oleh tim-tim di atas mereka pada dua laga terakhir.

Bahrain ada di posisi kelima, sementara China terperosok di dasar klasemen dengan 6 poin dari 8 pertandingan.

Meskipun China dan Bahrain berada di posisi terbawah, kedua tim ini masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka, namun semuanya bergantung pada hasil dua pertandingan terakhir mereka serta kegagalan tim-tim di atas mereka untuk meraih poin penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Formasi Jangan Coba-coba

Asa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Formasi Jangan Coba-coba

Liks | Minggu, 30 Maret 2025 | 21:45 WIB

Pemain Timnas Indonesia Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2025

Pemain Timnas Indonesia Sampaikan Ucapan Idul Fitri 2025

Bola | Minggu, 30 Maret 2025 | 20:56 WIB

Beda Media Korsel: Dulu Sayang Kini Serang Habis-habisan Timnas Indonesia

Beda Media Korsel: Dulu Sayang Kini Serang Habis-habisan Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 30 Maret 2025 | 20:45 WIB

Happy Eid Mubarak! Pesan Mendalam Ragnar Oratmangoen di Idul Fitri 2025

Happy Eid Mubarak! Pesan Mendalam Ragnar Oratmangoen di Idul Fitri 2025

Bola | Minggu, 30 Maret 2025 | 20:23 WIB

Statistik Trio Tembok Timnas Indonesia Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner

Statistik Trio Tembok Timnas Indonesia Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner

Bola | Senin, 31 Maret 2025 | 09:11 WIB

Jay Idzes Tertatih-tatih Pulang ke Venezia, Terbenam di Zona Degradasi

Jay Idzes Tertatih-tatih Pulang ke Venezia, Terbenam di Zona Degradasi

Bola | Senin, 31 Maret 2025 | 08:11 WIB

Update Pemain Keturunan Timnas Indonesia: Thom Haye Bersinar, Jay Idzes dan Ole Romeny Gagal Menang

Update Pemain Keturunan Timnas Indonesia: Thom Haye Bersinar, Jay Idzes dan Ole Romeny Gagal Menang

Bola | Senin, 31 Maret 2025 | 06:46 WIB

Thom Haye Mengeluh Setelah Bela Timnas Indonesia: Ini Paling Sulit

Thom Haye Mengeluh Setelah Bela Timnas Indonesia: Ini Paling Sulit

Bola | Senin, 31 Maret 2025 | 05:54 WIB

Terkini

Bukan Lamine Yamal, Sosok Ini Jadi Nyawa Timnas Spanyol Lawan Austria

Bukan Lamine Yamal, Sosok Ini Jadi Nyawa Timnas Spanyol Lawan Austria

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:37 WIB

Persija Segera Resmikan Denis Kolinger, Bek Kroasia Sudah Pamit dari NK Lokomotiva

Persija Segera Resmikan Denis Kolinger, Bek Kroasia Sudah Pamit dari NK Lokomotiva

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:24 WIB

5 Fakta Penting Jelang Spanyol vs Austria, Benteng Kokoh La Roja Melawan Agresivitas Rangnick

5 Fakta Penting Jelang Spanyol vs Austria, Benteng Kokoh La Roja Melawan Agresivitas Rangnick

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:21 WIB

Kongres PSSI 2026 Digelar Berbarengan Timnas Indonesia vs Vietnam

Kongres PSSI 2026 Digelar Berbarengan Timnas Indonesia vs Vietnam

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:58 WIB

Habib Ikut Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!

Habib Ikut Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:53 WIB

Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra

Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:35 WIB

Romelu Lukaku Bongkar Kunci Comeback Dramatis Belgia Singkirkan Senegal di Piala Dunia 2026

Romelu Lukaku Bongkar Kunci Comeback Dramatis Belgia Singkirkan Senegal di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:23 WIB

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:14 WIB

Amerika Serikat Susul Kanada dan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bosnia Tumbang 2-0

Amerika Serikat Susul Kanada dan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bosnia Tumbang 2-0

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:12 WIB

Harry Kane: Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan, Hari Ini Giliran Saya

Harry Kane: Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan, Hari Ini Giliran Saya

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00 WIB

×