Erick Thohir Dukung Pelaku Rasis Terhadap Yance dan Yakob Sayuri Dijebloskan ke Penjara

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 07 Mei 2025 | 17:40 WIB
Erick Thohir Dukung Pelaku Rasis Terhadap Yance dan Yakob Sayuri Dijebloskan ke Penjara
Yakob Sayuri. Yance dan Yakob Sayuri menjadi korban rasis saat memperkuat timnya Malut United saat berhadapan dengan Persib Bandung pada 2 Mei lalu. (Instagram/yassa_sayuri22)

Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendukung adanya langkah hukum yang dilakukan kepada pelaku tindakan rasis yang menimpa dua pemain Malut United Yance Sayuri dan Yakob Sayuri. Bagi Erick Thohir harus ada efek jera supaya tak terjadi lagi di kemudian hari.

Yance dan Yakob Sayuri menjadi korban rasis saat memperkuat timnya Malut United saat berhadapan dengan Persib Bandung pada 2 Mei lalu. Serangan rasis kepada dua bersaudara itu terjadi di sosial media.

Yance dan Yakob mendapat sejumlah pesan bernada rasis di sosial media miliknya. Bahkan, ada juga kalimat-kalimat ancaman yang dilontarkan.

Yakob Sayuri saat berseragam Timnas Indonesia. (instagram.com/yassa_sayuri22)
Yakob Sayuri saat berseragam Timnas Indonesia. (instagram.com/yassa_sayuri22)

Bukan cuma itu, keluarga dari kedua pemain tersebut menjadi sasaran. Tentu hal ini sudah mencoreng sepak bola yang menjunjung tinggi nilai sportifitas.

Wajar jika Erick Thohir juga geram dengan apa yang dilakukan para pelaku. Bahkan, PSSI berencana akan mendampingi Yance dan Yakob untuk melanjutkan proses hukum.

"Saya menentang keras, makanya saya bikin video. Bahkan, saya minta PSSI untuk membantu dalam proses hukum. Ya, kami sudah ikut bantu ke polisi," kata Erick Thohir di Tangerang Selatan, Selasa (6/5/2025).

"Karena saya sejak awal, ketika kita juga waktu itu bertanding dengan Guinea, ada isu rasisme. Kita kalah dari mereka 0-2 waktu itu di kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Kita juga mengajak agar tidak boleh ada rasisme."

"Kalah menang itu biasa, apalagi mengkritik bangsa kita sendiri. Kita di bawah Pancasila, ada yang putih, hitam, keriting, lurus, sipit, belo, matanya hitam."

"Kemarin saya lihat di media sosial ada suporter matanya biru, keren juga, suku apa itu kemarin? Viral. Bangsa Indonesia ada yang matanya biru, tidak pakai softlens," kata Erick Thohir.

baca juga
Yance Sayuri (kiri) dan Yakob Sayuri (kanan) saat membela Timnas Indonesia. (Instagram/yassa_sayuri22)
Yance Sayuri (kiri) dan Yakob Sayuri (kanan) saat membela Timnas Indonesia. (Instagram/yassa_sayuri22)

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus. Pihaknya mengutuk keras tindakan tak terpuji itu.

“Kami mengutuk keras segala bentuk rasisme di dunia sepak bola. Tindakan ini tidak hanya menyakiti individu tetapi juga mencederai semangat sportivitas dan persatuan yang menjadi fondasi kompetisi,' ujar Ferry Paulus.

“Sepak bola adalah ruang inklusif, tempat perbedaan dirayakan. Rasisme tidak boleh mendapatkan tempat, baik di stadion maupun di ruang digital.”

“Kami akan memperketat pengawasan dan terus mendorong edukasi bagi suporter serta semua pihak yang terlibat,” ia menjelaskan.

Sudah Lapor Polisi

Kabar terbaru menyebutkan Yance dan Yakob Sayuri sudah membuat laporan kepolisian. Ia membuat laporan ke Polda Maluku Utara terkait rasis yang diterimanya, Selasa (6/5/2024) waktu setempat.

Menteri badan usaha milik negara BUMN, Erick Thohir.
Menteri badan usaha milik negara BUMN, Erick Thohir.

Keduanya didampingi oleh kuasa hukum dan perwakilan manajemen Malut United. Duo pemain berlabel Timnas Indonesia ini melaporkan enam akun pemilik Instagram terduga pelaku rasis.

Keenam akun Instagram yang dilaporkan itu antara lain @anggarama88, @gcattur, dan @hadifikri04, @pikz97_, @kadekagung45, serta @rio.ramadani_. Aduan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi nomor STPL/39/V/2025/SPKT/Polda Malut.

Keenam akun tersebut diduga telah melanggar Pasal 28 Ayat 1 Undang-Undang ITE dengan ancaman pidana 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.

Kejadian ini juga menjadi momentum refleksi bagi semua elemen sepak bola nasional dari federasi, klub, pemain, suporter, hingga pengguna media sosial untuk memperkuat nilai-nilai kebhinekaan dan saling menghormati, baik di dalam maupun luar lapangan.

Harapannya, tragedi serupa tak lagi terulang dan dunia sepak bola Indonesia bisa menjadi ruang inklusif bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal, Elkan Baggott Pergi

Selamat Tinggal, Elkan Baggott Pergi

Bola | Rabu, 07 Mei 2025 | 17:31 WIB

Usung Misi Tuntaskan Balas Dendam, Semoga Timnas U-23 Satu Grup dengan 2 Negara Ini

Usung Misi Tuntaskan Balas Dendam, Semoga Timnas U-23 Satu Grup dengan 2 Negara Ini

Your Say | Rabu, 07 Mei 2025 | 16:50 WIB

Timnas Indonesia Punya Tambahan Gelandang Spesial, Baru Antar Klubnya Juara

Timnas Indonesia Punya Tambahan Gelandang Spesial, Baru Antar Klubnya Juara

Bola | Rabu, 07 Mei 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:18 WIB

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:10 WIB

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Foto | Senin, 09 November 2026 | 06:00 WIB

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

Bri | Senin, 09 November 2026 | 05:39 WIB

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

×