Timnas Indonesia Punya Calon Kapten Baru, Dihormati di Liga Belanda

Arief Apriadi

Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:35 WIB
Timnas Indonesia Punya Calon Kapten Baru, Dihormati di Liga Belanda
Timnas Indonesia Punya Calon Kapten Baru, Dihormati di Liga Belanda. Dia adalah Calvin Verdonk. [Dok. IG Calvin Verdonk]

Suara.com - Timnas Indonesia mungkin segera memiliki calon pemimpin baru di lapangan. Sosok tersebut adalah Calvin Verdonk, bek kiri tangguh yang kini makin dihormati di kompetisi top Belanda, Eredivisie, bersama NEC Nijmegen.

Musim demi musim, Verdonk menunjukkan progres signifikan. Bergabung sejak 2022, ia telah mencatat 104 penampilan, dengan kontribusi empat gol dan enam assist dalam empat musim terakhir.

Catatan itu membuktikan perannya yang tak tergantikan di lini belakang.

Pada musim 2024/2025, Verdonk bermain dalam 36 laga di semua ajang, menyumbangkan satu gol dan satu assist.

Penampilannya yang stabil membuatnya masuk dalam daftar kandidat kapten tim NEC untuk musim kompetisi 2025/2026.

Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri, Duet Bek Timnas yang Mewakili Ujung Barat dan Timur Indonesia. [Dok. KitaGaruda]
Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri, Duet Bek Timnas yang Mewakili Ujung Barat dan Timur Indonesia. [Dok. KitaGaruda]

Menjelang musim baru, NEC menjalani rangkaian uji coba, termasuk kemenangan 3-1 atas Blackburn Rovers.

Dari proses itu, muncul nama-nama calon kapten baru. Namun, pilihan resmi klub akhirnya jatuh kepada Tjaronn Chery yang menggantikan Bram Nuytinck.

"Dia benar-benar memimpin tim bahkan tanpa ban kapten," ujar pelatih Dick Schreuder, dikutip dari Forza NEC, Sabtu (2/8/2025).

Schreuder menilai bahwa Chery punya kapabilitas dan visi permainan yang ideal sebagai pemimpin di lapangan.

baca juga

Ia pun memimpin tim saat menang melawan Blackburn Rovers dalam laga persahabatan terakhir.

Meski bukan yang terpilih, Calvin Verdonk tetap mendapat sorotan positif dari staf pelatih NEC.

Ia masuk dalam daftar pendek kandidat kapten, bersaing dengan nama-nama seperti Philippe Sandler dan Dirk Proper.

Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terbuka meninggalkan NEC Nijmegen. [Dok. IG Calvin Verdonk]
Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terbuka meninggalkan NEC Nijmegen. [Dok. IG Calvin Verdonk]

"Mereka juga penting bagi tim. Hanya saja, terkadang mereka sedang dalam jalur pengembangan individu mereka sendiri," ujar Schreuder.

Pernyataan sang pelatih itu menegaskan bahwa Verdonk tetap punya peran kunci dalam membentuk kultur dan karakter tim, meski tanpa ban kapten di lengannya.

Di usia 27 tahun, Verdonk sudah menjadi sosok dewasa yang menjadi panutan bagi para pemain muda NEC.

Loyalitas, konsistensi, dan profesionalismenya membuatnya sangat dihormati di lingkungan klub.

Melihat statusnya di NEC, bukan tak mungkin Verdonk juga masuk dalam radar calon kapten Timnas Indonesia.

Apalagi, saat ini ban kapten Timnas masih dipegang Jay Idzes, yang juga merupakan kapten di klubnya, Venezia FC.

Jika Jay harus absen karena cedera atau akumulasi kartu, Calvin Verdonk bisa menjadi opsi utama untuk mengenakan ban kapten Garuda.

Ia punya pengalaman internasional, tampil reguler di liga top Eropa, serta kemampuan memimpin yang mulai diakui.

Dengan perkembangan yang terus ditunjukkan, Calvin Verdonk berpotensi menjadi sosok pemimpin masa depan bagi skuad Merah Putih.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Here We Go! PSSI Sudah Sepakat dengan Direktur Teknik Pengganti Indra Sjafri

Here We Go! PSSI Sudah Sepakat dengan Direktur Teknik Pengganti Indra Sjafri

Bola | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:37 WIB

Thom Haye Gabung Fortuna Sittard Susul Justin Hubner, Kabarnya Makin Santer

Thom Haye Gabung Fortuna Sittard Susul Justin Hubner, Kabarnya Makin Santer

Bola | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:29 WIB

Cedera Misterius Ragnar Oratmangoen, Belum Sembuh Sejak Maret 2025

Cedera Misterius Ragnar Oratmangoen, Belum Sembuh Sejak Maret 2025

Bola | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×