Namanya Indonesia Banget, Pemain Keturunan di Klub Swiss Ini Punya Bapak dari Pekalongan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 13 November 2025 | 16:01 WIB
Namanya Indonesia Banget, Pemain Keturunan di Klub Swiss Ini Punya Bapak dari Pekalongan
Nafi Nahdi (Instagram)
baca 10 detik
  • Nafi Nahdi, 18 tahun, pemain FC Münsingen II Swiss, siap bela Timnas Indonesia.

  • Bek kiri serbabisa ini berdarah Pekalongan dan menunjukkan statistik impresif di Eropa.

  • Performa Nahdi jadi harapan baru Timnas Indonesia untuk regenerasi dan penguatan skuad.

Suara.com - Pemain keturunan Indonesia berdarah campuran, Nafi Nahdi, tengah menarik perhatian sebagai salah satu pemain keturunan Indonesia yang bersinar di kancah sepak bola Eropa.

Pemain yang baru menginjak usia 18 tahun ini secara terbuka menyatakan hasratnya untuk mengenakan seragam Merah Putih jika mendapat panggilan resmi dari PSSI.

Saat ini, Nafi Nahdi mengasah kemampuannya bersama klub Swiss, FC Münsingen II, dalam upaya meniti karier profesionalnya di benua biru.

Lahir di Samedan, Swiss, pada tanggal 4 April 2007, Nahdi membawa perpaduan unik Jerman dari ibunya dan Indonesia dari ayahnya, Mursyid Nahdi, yang berasal dari Pekalongan Timur.

Meskipun berkaki kiri dominan, talenta serbabisa ini mampu bermain efektif sebagai bek kiri dan juga sebagai winger kanan.

Kualitasnya sebagai pemain yang dapat menempati lebih dari satu posisi memberikan nilai tambah signifikan bagi potensi regenerasi skuad Garuda di masa depan.

Meskipun masih terbilang sangat muda, Nahdi telah menunjukkan performa yang patut diacungi jempol di level junior sepak bola Swiss.

Pada musim kompetisi 2023/2024 bersama tim FC Thun U17, ia berhasil mencatatkan empat gol dari total 24 pertandingan yang dimainkannya.

Kemampuannya dalam berkontribusi pada serangan juga terlihat jelas dalam sembilan penampilan terakhirnya bersama FC Munsingen dengan perolehan enam gol dan dua assist.

baca juga

Perjalanan Nahdi di lapangan hijau dimulai pada usia enam tahun saat ia bergabung dengan Muri Gumligen, klub lokal pertamanya.

Pengembangan kariernya terus berlanjut ke klub-klub lain seperti FC Koniz dan FC Thun, sebelum akhirnya berlabuh di FC Munsingen saat ini.

Ia memiliki rencana ambisius untuk melanjutkan pengembangan kariernya dengan pindah ke salah satu klub di Jerman pada musim mendatang.

Dengan pengalaman bermain dalam sistem sepak bola Eropa yang kompetitif, Nahdi dianggap sebagai aset berharga untuk memperkuat Timnas Indonesia, terutama di area bek kiri yang sering menjadi fokus perhatian.

Kesediaan pemain yang memiliki latar belakang multikultural ini menjadi sinyal positif bagi PSSI dalam memperluas jaring pemain keturunan.

Nafi Nahdi menggarisbawahi komitmennya untuk berjuang demi Indonesia, seperti yang ia sampaikan dalam sebuah kesempatan:

"Saya siap membela Timnas Indonesia jika diberi kesempatan, karena saya memiliki garis keturunan dari ayah saya yang berasal dari Pekalongan Timur."

Pernyataan ini menunjukkan keseriusan dan kebanggaan Nahdi terhadap darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya.

Potensi besar Nahdi menjadi jawaban bagi tantangan regenerasi di tubuh Tim Nasional Indonesia.

Perkembangan karier yang terus positif di Eropa akan membuka jalan baginya untuk masuk dalam daftar pemain keturunan yang siap memperkuat skuad Garuda.

Jika konsistensi dan performanya terus meningkat, bukan hal yang mustahil nama Nahdi akan segera dipanggil untuk memperkuat pertahanan tim senior.

Pengalaman bermain di liga Eropa dan kemampuannya mengisi posisi fullback hingga winger menjadikannya prospek yang sangat menarik.

Kehadiran talenta seperti Nafi Nahdi akan menambah kedalaman skuad dan meningkatkan kualitas kompetisi internal di Timnas Indonesia.

Sistem pembinaan sepak bola Eropa yang telah ia jalani akan memberikan fondasi yang kuat untuk bersaing di level internasional.

Langkah selanjutnya adalah memantau perkembangannya dan mewujudkan kesempatan bagi Nahdi untuk membuktikan kualitasnya di hadapan pelatih Timnas Indonesia.

Posisi bek kiri kerap menjadi perhatian utama yang membutuhkan penguatan di Timnas Indonesia.

Dengan profil Nahdi yang dominan kaki kiri dan kemampuan menyerang yang baik, ia bisa menjadi solusi jangka panjang di posisi tersebut.

Keputusan Nahdi untuk mencari tantangan baru di Jerman menunjukkan mentalitas profesional dan ambisinya untuk mencapai level tertinggi.

Masyarakat Indonesia menaruh harapan besar pada pemain muda seperti Nahdi untuk membawa perubahan positif di Timnas Indonesia.

Kiprahnya di Eropa wajib dipantau secara intensif oleh staf pelatih dan manajemen Timnas Indonesia.

Memberikan kesempatan bagi pemain muda berbakat seperti Nahdi adalah investasi untuk masa depan sepak bola nasional yang lebih gemilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Sejarah di Piala Dunia U-17 2025, Nova Arianto Promosi ke Timnas Indonesia U-20

Bikin Sejarah di Piala Dunia U-17 2025, Nova Arianto Promosi ke Timnas Indonesia U-20

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 15:12 WIB

PSSI Proyeksi Nova Arianto dan Skuad U-17 Jadi Fondasi Timnas Indonesia U-20

PSSI Proyeksi Nova Arianto dan Skuad U-17 Jadi Fondasi Timnas Indonesia U-20

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 15:35 WIB

Pemain Keturunan di Dorking Wanderers FC: Kalau Ada Rezeki di Timnas Indonesia U-17, Saya Datang

Pemain Keturunan di Dorking Wanderers FC: Kalau Ada Rezeki di Timnas Indonesia U-17, Saya Datang

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 14:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×