FIFA Dituding Perlakukan Pemain seperti Budak, Gianni Infantino Cuma Fokus Cuan

Arief Apriadi

Jum'at, 14 November 2025 | 08:46 WIB
FIFA Dituding Perlakukan Pemain seperti Budak, Gianni Infantino Cuma Fokus Cuan
Logo FIFA. [Dok. FIFA]
baca 10 detik
  • Presiden FIFPro Sergio Marchi menilai FIFA mengingkari janji perubahan dan terus mendiskriminasi suara pemain.
  • Penambahan kompetisi dianggap membuat pemain diperlakukan seperti sumber daya tanpa batas.
  • Kritik diarahkan langsung ke Gianni Infantino yang dinilai lebih fokus pada pemasukan ketimbang keselamatan pemain.

Suara.com - Presiden Serikat Pemain Sepak Bola Dunia (FIFPro), Sergio Marchi, melontarkan kritik keras terhadap FIFA yang dinilainya gagal menepati janji untuk menciptakan sepak bola yang lebih manusiawi dan rasional.

Dalam pernyataan resminya, Marchi menuduh FIFA melakukan diskriminasi terhadap para pemain dan hanya mementingkan keuntungan finansial.

“Tahun 2025 segera berakhir, namun sepak bola dunia masih menghadapi masalah yang sama seperti bertahun-tahun lalu,"

"Kami sudah mendengar janji, pidato, dan pengumuman yang tampak menjanjikan perubahan. Tapi semuanya hanya kata-kata kosong. Tidak ada yang berubah,” tegas Marchi dalam pernyataannya yang dikutip dari Tyc Sports.

Menurut Marchi, FIFA terus menambah jumlah kompetisi tanpa mempertimbangkan kesehatan fisik dan mental pemain.

Kalender pertandingan yang terlalu padat membuat pesepak bola kehilangan waktu istirahat, menghadapi perjalanan panjang, dan sering kali bermain dalam kondisi ekstrem.

“Para pemain diperlakukan seperti sumber daya tak terbatas, bukan sebagai manusia. Mereka yang bermain terlalu banyak mempertaruhkan keselamatan diri, sementara yang jarang bermain tidak mendapat kesempatan untuk berkembang,” lanjutnya.

Marchi juga menyoroti sikap FIFA yang disebutnya menutup ruang dialog dengan serikat pemain, serta tidak memberi peran nyata bagi organisasi yang mewakili suara pesepak bola profesional di seluruh dunia.

“FIFA memilih untuk mendiskriminasi dan mengecualikan. Mereka menghukum kami hanya karena berani berpikir berbeda dan menuntut martabat. Ini pelanggaran terhadap hak kolektif dan bentuk penghinaan terhadap nilai dasar kemanusiaan,” ujarnya.

baca juga

Kritik tajam itu juga ditujukan langsung kepada Presiden FIFA Gianni Infantino, yang disebut Marchi berperilaku seperti bos besar karena dianggap lebih fokus menambah pendapatan organisasi ketimbang melindungi pemain.

“FIFA terus menebalkan kantongnya di atas penderitaan pemain. Final Piala Dunia Antarklub terakhir dimainkan dalam kondisi cuaca ekstrem di Amerika Serikat sesuatu yang tidak manusiawi dan tak boleh terulang di Piala Dunia mendatang,” tambahnya.

Pernyataan keras ini menjadi peringatan terbuka bagi FIFA, terutama menjelang kalender padat 2026 yang mencakup Piala Dunia di tiga negara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko) serta banyak turnamen internasional lainnya.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memaksimalkan Jeda FIFA Match Day, PSIM Yogyakarta Gelar Uji Coba Meratakan Menit Bermain Skuad

Memaksimalkan Jeda FIFA Match Day, PSIM Yogyakarta Gelar Uji Coba Meratakan Menit Bermain Skuad

Bola | Jum'at, 14 November 2025 | 06:29 WIB

Kena Sanksi FIFA, Begini Reaksi Kapten Malaysia Soal Mentalitas Harimau Malaya

Kena Sanksi FIFA, Begini Reaksi Kapten Malaysia Soal Mentalitas Harimau Malaya

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 20:48 WIB

Bukan Donnarumma, Gennaro Gattuso Pilih Vicario Jadi Kiper Italia Lawan Moldova

Bukan Donnarumma, Gennaro Gattuso Pilih Vicario Jadi Kiper Italia Lawan Moldova

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 19:06 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×