-
Persija Jakarta meniadakan libur tahun baru demi persiapan laga kontra Persijap Jepara di GBK.
-
Tim pelatih fokus mengevaluasi ketajaman lini depan untuk menembus strategi bertahan blok rendah lawan.
-
Persija mengantongi modal statistik apik dengan sepuluh kemenangan dari lima belas pertandingan musim ini.
Selain penguatan fisik tim pelatih juga memberikan perhatian khusus pada aspek taktikal dan strategi di lapangan.
Evaluasi besar-besaran dilakukan terutama pada sektor lini serang yang dianggap masih memerlukan banyak polesan tajam.
Kreativitas pemain depan menjadi poin krusial yang dibahas dalam setiap sesi diskusi teknis sebelum latihan dimulai.
Hal ini berkaca pada pengalaman dua pertandingan terakhir saat Persija harus bersusah payah menembus pertahanan lawan.
Lawan-lawan sebelumnya diketahui menerapkan strategi bertahan total yang sangat menyulitkan pergerakan penyerang andalan seperti Emaxwell Souza.
Strategi blok rendah yang diperagakan musuh terbukti efektif meredam agresivitas gol yang biasa ditunjukkan tim Persija.
Staf kepelatihan kini tengah mencari formula jitu untuk memecahkan kebuntuan saat menghadapi tim dengan pola parkir bus.
Ricky Nelson mengakui bahwa tugas membongkar pertahanan yang sangat rapat membutuhkan kerja keras kolektif semua pemain.
“Evaluasi lini depan pasti ada, kemarin ada latihan untuk lini depan. Ketika menghadapi Semen Padang dan Bhayangkara main cara sama, menunggu di bawah. Hal itu jadi tugas berat pelatih dan pemain untuk membongkar pertahanan,” tambah Ricky.
Baca Juga: Ambisi Besar Persija Jakarta Raih Kemenangan Konsisten Untuk Kejar Persib Bandung dan Borneo FC
Pola latihan khusus telah disiapkan agar lini depan lebih cerdik dalam memanfaatkan celah sekecil apa pun di area penalti.
Meskipun menghadapi beberapa kendala taktis tim ibu kota ini sebenarnya masih memiliki catatan statistik yang sangat impresif.
Dari total lima belas laga yang sudah dilalui Persija berhasil mengoleksi produktivitas gol yang cukup tinggi.
Tercatat ada tiga puluh gol yang berhasil disarangkan ke gawang lawan selama mengarungi kompetisi musim ini.
Sektor pertahanan mereka juga tergolong solid karena hanya mengalami kebobolan sebanyak tiga belas kali sejauh ini.
Pencapaian sepuluh kemenangan serta tiga hasil imbang menempatkan mereka sebagai salah satu kandidat kuat di papan atas.