-
Mees Hilgers resmi bergabung dengan agensi global Lian Sports bersama bintang-bintang top Eropa.
-
Hubungan Hilgers dan FC Twente memburuk hingga ia dibekukan dari skuad utama musim ini.
-
Perpindahan agensi diharapkan menjadi solusi atas kegagalan transfer dan masalah kontrak sang pemain.
Menariknya Lian Sports tidak hanya mengurusi pemain sepak bola tetapi juga jajaran pelatih papan atas Eropa.
Nama pelatih Timnas Hungaria yaitu Marco Rossi tercatat sebagai salah satu sosok yang ada di bawah manajemen ini.
Selain itu terdapat sosok legendaris Italia sekaligus mantan juru taktik AS Roma yang kini melatih Genoa.
Tokoh sepak bola Italia tersebut tidak lain adalah Daniele De Rossi yang memiliki pengaruh besar di Serie A.
Keberadaan para pelatih hebat ini semakin memperkuat reputasi agensi baru yang dipilih oleh Mees Hilgers tersebut.
Keputusan perpindahan agen ini terjadi di tengah situasi yang kurang menguntungkan bagi sang bek bersama klubnya.
Hubungan kerja antara Mees Hilgers dengan klub Eredivisie Belanda FC Twente dikabarkan sedang mengalami ketidakpastian yang serius.
Sebelumnya muncul harapan besar mengenai nasib bek tengah ini setelah proses transfer ke Liga Prancis mengalami kegagalan.
Klub asal Prancis yakni Brest sempat hampir mendapatkan tanda tangan sang pemain pada jendela transfer musim ini.
Baca Juga: Jelang Diresmikan Timnas Indonesia, John Herdman Pernah Buat Skandal yang Bikin Geger
Namun kesepakatan tersebut batal terlaksana dan berdampak pada posisi Hilgers di skuad utama klub asal Belanda itu.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa sang pemain kini sedang dalam status dibekukan oleh manajemen klub FC Twente.
Situasi pelik ini muncul akibat belum adanya titik temu mengenai perpanjangan masa bakti sang pemain di klub tersebut.
Kontrak kerja pemain bertinggi badan 185 cm ini diketahui akan segera berakhir pada bulan Juni tahun 2026 mendatang.
Penolakan untuk segera menandatangani kontrak baru disinyalir menjadi penyebab utama Hilgers tidak masuk dalam rencana bermain.
Manajemen klub terlihat mengambil langkah tegas terhadap pemain yang belum memberikan komitmen jangka panjang bagi tim.