Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:24 WIB
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
Timnas Indonesia (Erick Thohir)
baca 10 detik
  • Pemain keturunan di Super League mempermudah pemanggilan timnas untuk ajang Piala AFF 2026.

  • Kesit Budi menyebut keberadaan mereka di liga domestik mempercepat proses adaptasi pemain.

  • Piala AFF bukan kalender FIFA sehingga pemain di liga lokal lebih mudah dilepaskan.

Suara.com - Fenomena kepindahan para pemain keturunan Indonesia ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia atau Super League tengah menjadi sorotan hangat.

Banyak pihak mengaitkan tren ini dengan upaya sistematis federasi untuk memuluskan langkah Timnas Indonesia di Asia Tenggara.

Target besar yang dibidik adalah memutus kutukan dan membawa pulang trofi Piala AFF 2026 ke tanah air.

Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, memberikan pandangan mendalam mengenai situasi yang sedang berkembang pesat ini.

Ia menilai bahwa keberadaan talenta naturalisasi di liga domestik memberikan dampak positif yang signifikan bagi tim nasional.

Adaptasi Cepat Pemain Naturalisasi

Kesit berpendapat bahwa kemudahan proses adaptasi menjadi salah satu poin kunci bagi para pemain tersebut saat ini.

Kualitas teknis yang dimiliki para pemain keturunan ini dianggap masih berada di atas standar rata-rata pemain lokal.

"Karena para pemain naturalisasi ya secara tidak langsung sebenarnya kualitas mereka kan masih di atas rata-rata pemain Indonesia," kata Kesit.

baca juga

Kehadiran mereka di klub-klub lokal secara otomatis memangkas waktu penyesuaian diri dengan iklim sepak bola di Indonesia.

Kondisi ini tentu menjadi kabar baik bagi jajaran tim pelatih dalam menyusun strategi jangka pendek dan panjang.

Kemudahan Pemanggilan Tim Nasional

Efektivitas dalam mengumpulkan pemain menjadi alasan teknis mengapa tren ini sangat menguntungkan bagi skuad Merah Putih.

Pelatih kepala akan jauh lebih leluasa saat ingin mengadakan sesi latihan intensif atau pemusatan latihan rutin.

"Jadi kalau kemudian mereka hadir di Indonesia, di klub-klub Indonesia, dia akan lebih cepat beradaptasi. Dia akan lebih mudah pada saat nanti pelatih melakukan pemusatan latihan. Memang lebih gampang," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini

Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini

Bola | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:14 WIB

Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League

Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League

Bola | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:02 WIB

Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas

Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas

Your Say | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20 WIB

Terkini

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

×