Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra buka-bukaan menerima pinangan Persija Jakarta. Selain karena kontrak jangka panjang, ia sadar diri bakal sulit bersaing jika bertahan di Eropa.
Mauro Zijlstra telah resmi menjadi pemain baru Persija Jakarta di putaran kedua Super League 2025/2026 pada Rabu (4/2/2026) siang.
Ia pergi meninggalkan FC Volendam, klub yang sudah dibelanya sejak 2024.
Zijlstra menceritakan bahwa semula dia ingin melanjutkan karier di Eropa. Ia juga sudah mencari klub dibantu sang agen, namun belum ada yang cocok.
Disaat itulah Persija masuk memberikan tawaran. Proposal dari Macan Kemayoran menarik bagi pemain yang berposisi sebagai penyerang itu.
"Pertama, saya bersama agen tentu mencari peluang di Eropa karena sebelumnya saya bermain di sana," katanya dilansir dari laman resmi klub.
"Tetapi Persija memberikan tawaran kepada saya, dan itu juga kontrak jangka panjang, dua setengah tahun. Jadi bagi saya, ada kepercayaan besar dari klub kepada saya, dan saya sangat senang," jelasnya.
Negosiasi dengan Persija juga tidak terbilang cepat. Selain karena ingin tetap di Eropa, menit bermain jadi pertimbangannya.
Ia tahu cuma sedikit tampil bersama Volendam. Nah, hal inilah yang diduga menjadi pemikiran sang pemain bakal sulit menemukan klub pemberi tawaran bagus.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tinggi dan Kuat, Ini Alasan Mauro Zijlstra Bisa Jadi Mesin Gol Persija
"Saya rasa (proses negosiasi) berlangsung beberapa minggu. Awalnya saya mencari klub di Eropa. Tetapi di Volendam saya tidak banyak bermain, jadi cukup sulit menemukan klub yang memberikan tawaran bagus," tegasnya.
"Setelah itu Persija memberi saya tawaran yang sangat baik dan setelah beberapa minggu semuanya selesai, dan sekarang saya di sini," pungkasnya.