Alasan Teknis John Herdman Bawel Banget Sepanjang Laga Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis

Arief Apriadi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB
Alasan Teknis John Herdman Bawel Banget Sepanjang Laga Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
Ada Alasan Teknis di Balik Sikap Bawel John Herdman Sepanjang Laga Timnas Indonesia vs St Kitts. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hma/wpa]
  • Pelatih John Herdman terlihat sangat cerewet dan terus memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis.
  • Alasan teknis di balik sikapnya adalah karena waktu persiapan tim yang singkat, sehingga pemain butuh pengingat taktis secara konstan di lapangan.
  • Sikap cerewet Herdman terbukti sukses membuat Skuad Garuda tampil disiplin, meraih target menang 4-0, dan terhindar dari jebakan serangan balik lawan.

Suara.com - Gaya atraktif pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang tak pernah diam di pinggir lapangan sukses mencuri perhatian para penikmat sepak bola Tanah Air.

Sepanjang laga uji coba internasional melawan St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam, sang juru taktik terlihat sangat cerewet memberikan instruksi.

Di balik teriakan tanpa henti tersebut, rupanya tersimpan alasan teknis yang sangat krusial bagi fondasi permainan Skuad Garuda.

Arsitek asal Inggris ini menyadari betul bahwa skuadnya baru saja berkumpul dalam waktu yang sangat mepet untuk persiapan turnamen ini.

Waktu persiapan yang serba singkat itu memaksanya untuk terus bersuara agar para pemain tidak lupa dengan skema taktik yang telah disepakati.

“Menurut saya gairah itu harus ada. Tetapi jelas ada kerangka taktis dan saya memiliki harapan yang tinggi terhadap para pemain. Dan ketika Anda menyatukan sebuah tim untuk waktu yang singkat, Anda butuh pengingat yang konstan,” katanya.

Selain faktor tuntutan taktik di atas lapangan, gaya melatih yang meledak-ledak ini juga dipengaruhi oleh latar belakang daerah asalnya.

Ia menyebut bahwa darah sepak bola yang mengalir deras di kota kelahirannya turut membentuk karakternya yang penuh semangat.

“Ya, saya berasal dari Newcastle. Itu adalah kota sepak bola yang penuh gairah dan, yah,” kata Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan usai.

Instruksi bawel dari pinggir lapangan ini sangat dibutuhkan mengingat sang pelatih sadar betul bahwa lawan yang dihadapinya punya potensi merepotkan.

Berdasarkan pengalamannya di masa lalu, ia pernah dibuat pusing tujuh keliling oleh lawan yang sama meski saat itu timnya dihuni oleh pemain kelas dunia.

“Terakhir kali saya melawan St. Kitts and Nevis, kami (timnas Kanada), Anda tahu, kami memiliki pemain dari Bayern Munich (Alphonso Davies), kami hanya mengalahkan mereka 1-0. Itu pertandingan yang sangat sulit, di St. Kitts and Nevis,” ujar sosok yang meloloskan timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 itu.

Ia tak ingin Skuad Merah Putih lengah sedikit pun yang bisa berujung pada malapetaka kebobolan gol tak terduga.

“Jadi Anda tahu bahwa Anda tidak bisa memberi mereka sedikit pun celah. Jika tim itu mampu mencuri gol, mereka akan menjadi lawan yang sangat sulit,” katanya.

Teriakan konstan sang pelatih terbukti ampuh membuat pertahanan Indonesia tampil sangat disiplin, terutama saat menghadapi gelombang serangan di awal babak pertama.

“Menurut saya kedisiplinan untuk menahan badai awal itu sangat penting malam ini, kami tahu mereka akan keluar menyerang pada menit-menit pertama dan jika kami bisa memastikan kami disiplin dan profesional pada 15, 20 menit pertama, kami tahu peluang kami akan datang,” ujar Herdman.

Hasilnya, target ambisius untuk menang telak sekaligus menjaga gawang agar tetap perawan sukses dieksekusi dengan sempurna oleh anak asuhnya.

“Jadi apa yang paling membantu, saya pikir apa yang saya temukan benar-benar solid dalam penampilan ini adalah profesionalisme para pemain. Saya pikir mereka, mereka jelas, mereka menetapkan target, targetnya mencetak empat gol dan menjaga clean sheet, dan untuk melakukan keduanya adalah hal yang sangat penting,” tuturnya.

Sang pelatih pun merasa sangat bangga melihat kedewasaan mental para pemain yang tidak serakah memburu gol tambahan hingga merusak keseimbangan formasi.

“Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap, Anda tahu, mencoba mencetak lebih banyak gol ketika tim lawan bertahan dan Anda bisa terbuka dan terkena serangan balik. Tetapi malam ini kedisiplinan itu ada. Saya sangat terkesan,” kata Herdman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK

Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:10 WIB

Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!

Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:58 WIB

Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen

Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:51 WIB

PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia

PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:49 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:05 WIB

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:05 WIB

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:38 WIB

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:26 WIB

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:16 WIB

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:05 WIB

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:14 WIB

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB