- Elkan Baggott mengalami anomali di mana menit bermainnya di Timnas Indonesia (96 menit) lebih banyak ketimbang di Ipswich Town (74 menit) musim ini.
- Pelatih John Herdman tetap mempercayai kualitas Baggott di ajang FIFA Series 2026, memainkannya 65 menit sebagai starter dan 31 menit sebagai pengganti.
- Pengalaman berharga dan peningkatan kepercayaan diri ini diharapkan menjadi modal penting bagi Baggott untuk kembali berjuang bersama klubnya di Inggris.
Namun, angin segar dan perubahan nasib langsung menghampirinya saat ia mendapat panggilan dari pelatih baru, John Herdman, ke timnas.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut rupanya tetap menaruh kepercayaan penuh pada kualitas teknis yang dimiliki oleh Baggott.
Ia sama sekali tidak melihat minimnya jam terbang di level klub sebagai sebuah hambatan besar bagi sang pemain untuk berkontribusi.
Dalam pergelaran turnamen ekshibisi FIFA Series 2026 di Jakarta, Baggott langsung mendapat porsi menit bermain yang sangat signifikan.
Ia langsung dipercaya tampil sebagai starter saat skuad Garuda membantai perlawanan St. Kitts and Nevis pada laga perdana.
Dalam pertandingan yang berkesudahan dengan kemenangan telak tersebut, ia bermain solid selama 65 menit sebelum ditarik keluar.
Pada partai puncak menghadapi tim kuat Eropa, Bulgaria, Baggott kembali mendapat kepercayaan meski harus memulainya dari bangku cadangan.
Ia sukses mencatatkan tambahan 31 menit bermain dalam laga yang berakhir dengan kekalahan tipis bagi kubu tuan rumah tersebut.
Jika dijumlahkan, total menit bermainnya menyentuh angka 96 menit hanya dalam kurun waktu tiga hari pertandingan internasional.
Jumlah menit bermain yang fantastis tersebut secara resmi telah melampaui total menit bermainnya di klub sepanjang musim ini bergulir.
Fakta statistik ini dengan jelas menunjukkan betapa pentingnya peran dan kehadiran Baggott di jantung pertahanan timnas.
Ia juga tampil sangat solid, terutama saat harus berduel memperebutkan bola-bola atas dengan para penyerang lawan.
Salah satu momen terbaiknya tercipta saat ia mengancam gawang Bulgaria melalui keunggulan postur tubuhnya.
Sundulan kerasnya sempat menciptakan kemelut luar biasa di depan mulut gawang musuh yang nyaris berbuah gol sebelum akhirnya berhasil disapu bersih oleh bek lawan.
Kini, Baggott akan segera kembali ke klubnya di Inggris dengan tingkat kepercayaan diri yang jauh meningkat.