Daisuke Sato Buka Suara! Bongkar Kronologi Lengkap Kasus yang Bikin Persib Disanksi FIFA

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 01 Juni 2026 | 11:57 WIB
Daisuke Sato Buka Suara! Bongkar Kronologi Lengkap Kasus yang Bikin Persib Disanksi FIFA
Mantan bek Persib Bandung Daisuke Sato. (ANTARA/HO-Persib Bandung)
baca 10 detik
  • Daisuke Sato mengklarifikasi bahwa sanksi FIFA terhadap Persib Bandung dipicu sengketa kontrak tahun 2023 yang tidak diselesaikan klub.
  • Pengadilan Arbitrase Olahraga menolak keberatan Persib dan menyatakan Sato memiliki dasar hukum sah atas pemutusan kontrak tersebut.
  • Sanksi larangan registrasi pemain diberikan FIFA karena Persib gagal mematuhi putusan hukum tetap sesuai tenggat waktu ditentukan.

Suara.com - Nama Daisuke Sato belakangan menjadi sorotan setelah Persib Bandung masuk dalam daftar klub yang terkena sanksi larangan registrasi pemain dari FIFA.

Merasa banyak informasi yang berkembang tidak sesuai fakta, mantan bek Persib itu akhirnya memberikan penjelasan lengkap mengenai kasus yang menyeret namanya.

Melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (30/5/2026), pemain asal Filipina tersebut menegaskan bahwa dirinya perlu meluruskan berbagai anggapan yang beredar di kalangan publik.

"Saya ingin memberikan klarifikasi terkait perbincangan yang belakangan ini muncul mengenai larangan pendaftaran pemain yang dijatuhkan kepada Persib Bandung," ujar Sato dalam akun Instagramnya, @daisukesato.

Sato menjelaskan bahwa persoalan yang berujung pada sanksi FIFA terhadap Persib bukanlah kasus baru. 

Menurutnya, sengketa tersebut bermula dari masalah kontrak yang terjadi setelah kerja samanya dengan Maung Bandung berakhir pada 2023.

"Masalah ini bukan merupakan hasil dari laporan baru ataupun tindakan terbaru dari pihak saya. Perkara ini berkaitan dengan sengketa kontrak antara Persib Bandung dan saya, Daisuke Caumanday Sato, setelah kontrak saya diakhiri pada tahun 2023," jelasnya.

Bek berusia 31 tahun itu mengaku sejak awal memilih jalur hukum dan mekanisme resmi sepak bola untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai pemain profesional. 

Ia menilai langkah tersebut menjadi satu-satunya pilihan yang tersedia saat itu.

baca juga

"Sejak awal, saya berusaha menangani situasi ini secara profesional dan melalui jalur yang semestinya."

"Namun, karena cara situasi kontraktual saya ditangani saat itu serta kondisi yang saya hadapi, saya tidak memiliki pilihan yang wajar selain melindungi hak-hak saya melalui proses hukum," tutur Sato.

Kasus tersebut kemudian diperiksa oleh berbagai otoritas sepak bola dan lembaga hukum yang berwenang. 

Persib juga sempat mengajukan keberatan melalui prosedur yang tersedia, namun hasil akhir tetap memenangkan pihak Sato.

"Kasus ini kemudian diperiksa oleh otoritas sepak bola dan lembaga hukum yang berwenang."

"Persib Bandung memilih untuk menggugat atau mengajukan keberatan atas perkara ini melalui prosedur yang tersedia. Setelah seluruh tahapan proses selesai dijalani, keputusan yang dihasilkan menguatkan posisi saya," ungkap Sato.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ini Alasan Mees Hilgers Datang ke Jakarta Jelang FIFA Matchday

Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ini Alasan Mees Hilgers Datang ke Jakarta Jelang FIFA Matchday

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 11:11 WIB

Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni: Mathew Baker Naik Kelas, Marselino Comeback

Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni: Mathew Baker Naik Kelas, Marselino Comeback

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 11:08 WIB

22 Pemain Dicoret John Herdman Termasuk Marc Klok, Eliano Reijnders hingga Jordi Amat

22 Pemain Dicoret John Herdman Termasuk Marc Klok, Eliano Reijnders hingga Jordi Amat

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 10:57 WIB

Terkini

Warga Sulawesi Makin 'Ngebut' Pindah ke Kendaraan Listrik, PLN Tambah SPKLU

Warga Sulawesi Makin 'Ngebut' Pindah ke Kendaraan Listrik, PLN Tambah SPKLU

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:43 WIB

2.400 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan Perancis

2.400 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan Perancis

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:41 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran, BRI Dorong Pemerataan Ekonomi melalui Pemberdayaan UMKM

2 Tahun Prabowo-Gibran, BRI Dorong Pemerataan Ekonomi melalui Pemberdayaan UMKM

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BRI Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Inklusif

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BRI Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Inklusif

Malang | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, RI Setop Impor Beras Umum

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, RI Setop Impor Beras Umum

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:39 WIB

BRI Perluas Akses Keuangan, Dukung UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Desa

BRI Perluas Akses Keuangan, Dukung UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Desa

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Psikolog Ungkap Cara Orang Tua Tetap Bisa Me Time Tanpa Abaikan Keselamatan Anak

Psikolog Ungkap Cara Orang Tua Tetap Bisa Me Time Tanpa Abaikan Keselamatan Anak

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Greenpeace Pasang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Pramono Wanti-wanti Ketertiban Jakarta

Greenpeace Pasang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Pramono Wanti-wanti Ketertiban Jakarta

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Bulog Gencarkan Penyaluran 150 Ribu Ton SPHP Jagung Tahap II, Prioritaskan Peternak Mikro

Bulog Gencarkan Penyaluran 150 Ribu Ton SPHP Jagung Tahap II, Prioritaskan Peternak Mikro

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×