Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:39 WIB
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
Pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia dan Brasil di Hard Rock Stadium, Miami, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB, menghadirkan daya tarik unik di luar lapangan. Sebuah artefak bersejarah berupa bola sepak tertua yang masih ada di dunia turut dipamerkan dalam rangkaian acara pertandingan tersebut. [Sport Illustrated]
baca 10 detik
  • Bola sepak tertua berusia 500 tahun asal Skotlandia dipamerkan saat pertandingan Brasil melawan Skotlandia di Miami.
  • Artefak bersejarah yang ditemukan di Kastil Stirling ini diduga berasal dari masa pemerintahan Mary, Ratu Skotlandia.
  • Pameran ini merayakan hubungan historis perkembangan sepak bola modern antara Skotlandia dengan negara Brasil melalui Charles Miller.

Suara.com - Pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia dan Brasil di Hard Rock Stadium, Miami, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB, menghadirkan daya tarik unik di luar lapangan.

Sebuah artefak bersejarah berupa bola sepak tertua yang masih ada di dunia turut dipamerkan dalam rangkaian acara pertandingan tersebut.

Melansir Sport Illustrated, Bola berusia hampir 500 tahun itu didatangkan dari Stirling, Skotlandia, menuju Florida Selatan untuk menjadi bagian dari pameran bertajuk Diplomacy and the Beautiful Game: From Scotland to Brazil to Haiti di Coral Gables Museum.

Selain dipamerkan di museum, artefak bersejarah tersebut juga ditampilkan dalam laga yang mempertemukan Skotlandia dan Brasil.

Bola yang diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-16 itu berukuran sekitar setengah bola sepak modern.

Artefak tersebut terbuat dari kulit sapi yang dijahit mengelilingi kandung kemih babi yang digunakan sebagai bagian dalam untuk menampung udara.

Keberadaan bola ini sempat tidak diketahui selama berabad-abad sebelum ditemukan secara tidak sengaja saat renovasi Kastil Stirling pada 1970-an. Bola tersebut ditemukan tersembunyi di balik panel dinding, meskipun hingga kini tidak diketahui secara pasti bagaimana benda itu bisa berada di lokasi tersebut.

Bola bersejarah tersebut berasal dari masa pemerintahan Mary, Ratu Skotlandia. Menurut catatan sejarah, sang ratu dikenal memiliki ketertarikan terhadap olahraga, termasuk golf dan sepak bola.

"Kurun waktunya selaras dengan masa tinggal Mary, Ratu Skotlandia, di kastil tersebut, dan tentu saja bola itu ditemukan di Ruang Peraduan Ratu. Kami tidak bisa memastikannya, namun kami senang membayangkan bahwa Mary pernah bermain menggunakan bola ini," ujar kurator Stirling Smith, Aoife McKenna, kepada BBC.

baca juga

Pemilihan pertandingan Skotlandia melawan Brasil sebagai ajang pamer artefak tersebut bukan tanpa alasan. Selain karena bola itu berasal dari Skotlandia, kedua negara memiliki hubungan historis dalam perkembangan sepak bola modern.

Skotlandia merupakan salah satu pelopor sepak bola modern dan terlibat dalam pertandingan internasional resmi pertama melawan Inggris pada 1872. Sementara itu, pengaruh Skotlandia terhadap perkembangan sepak bola Brasil juga cukup besar melalui sosok Charles Miller.

Miller, yang lahir di São Paulo pada 1874 dari ayah berkebangsaan Skotlandia, menempuh pendidikan di Inggris sebelum kembali ke Brasil membawa dua bola sepak dan buku peraturan permainan. Ia kemudian dikenal sebagai tokoh penting yang membantu mempopulerkan sepak bola di Brasil hingga berkembang menjadi olahraga paling digemari di negara tersebut.

Sepak bola modern sendiri mulai dibakukan pada 1863 ketika Football Association (FA) di Inggris menerbitkan aturan resmi pertama yang menyatukan berbagai bentuk permainan sepak bola yang berkembang saat itu. Aturan tersebut kemudian menjadi fondasi bagi perkembangan sepak bola modern di seluruh dunia.

Meski demikian, berbagai bentuk permainan yang menyerupai sepak bola telah dimainkan di sejumlah wilayah dunia sejak berabad-abad sebelumnya. Bola dari Stirling menjadi salah satu bukti fisik tertua yang masih bertahan dari sejarah panjang perkembangan olahraga yang kini menjadi permainan paling populer di dunia tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:26 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:06 WIB

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Terkini

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:00 WIB

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:52 WIB

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

×