- Jacksen F Tiago memilih 34 pemain terbaik hasil MilkLife Soccer Challenge 2026 untuk mewakili Indonesia di ajang SingaCup Singapura.
- Para pemain usia dini kategori U-12 dan U-14 tersebut akan berkompetisi di Singapura pada 31 Oktober hingga 7 November.
- Program ini bertujuan mengasah kemampuan mental dan pengalaman internasional sebagai bagian dari target jangka panjang Piala Dunia Wanita.
Suara.com - Langkah besar untuk membawa pesepak bola putri usia dini Indonesia ke level internasional resmi dimulai setelah Jacksen F Tiago memilih 34 pemain terbaik hasil MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026.
Puluhan talenta berbakat dari kategori U-12 dan U-14 tersebut dijadwalkan terbang ke Singapura untuk mengikuti ajang bergengsi SingaCup 2026 pada 31 Oktober hingga 7 November mendatang.
Pemilihan pemain dilakukan melalui proses seleksi ketat sepanjang turnamen All-Stars yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 23 hingga 28 Juni lalu.
Program pembinaan yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini bertujuan mengasah mental bertanding sekaligus memberikan pengalaman internasional bagi calon srikandi masa depan Indonesia.
Kehadiran Jacksen F Tiago sebagai pelatih kepala memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan mengedepankan kualitas teknis para pemain.
Kriteria Seleksi ala Jacksen F Tiago

Dalam proses pencarian bakat, tim pelatih tidak hanya mencari pemain dengan kemampuan individu yang menonjol, tetapi juga kecerdasan membaca situasi pertandingan.
Kemampuan mengambil keputusan di lapangan menjadi salah satu aspek penting yang dipertimbangkan untuk menghadapi persaingan di Singapura nanti.
"Kita mencari pemain yang punya potensi dari aspek football intelligence, mereka harus mampu beradaptasi cepat terhadap perubahan pola permainan," ujar Jacksen F Tiago.
Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, para pemain dinilai telah menunjukkan performa yang dinamis dan efektif di lapangan.
"Melihat performa mereka di lapangan, kami optimistis membangun tim yang kompetitif, atraktif dan bisa bersaing dengan negara lain," tegas Jacksen F Tiago.
Dukungan PSSI Menuju Piala Dunia Wanita
Program ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menilainya sebagai bagian dari cetak biru pengembangan sepak bola putri Indonesia.
PSSI tengah menjalankan program jangka panjang untuk mewujudkan target tampil di Piala Dunia Wanita 2035.
"Kita tidak lagi hanya bicara rencana, tapi sudah bergerak dengan aksi nyata melalui program dan kompetisi seperti MilkLife Soccer Challenge," ungkap Erick Thohir.
Erick menilai kolaborasi antara pihak swasta, sekolah, dan orang tua menjadi kunci dalam melahirkan generasi emas sepak bola putri Indonesia.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini juga mendorong panitia memperluas jangkauan MilkLife Soccer Challenge ke sejumlah kota baru, seperti Jayapura dan Garut, pada musim mendatang.
Antusiasme Pemain Menuju Singapura
Pengumuman 34 pemain terpilih dilakukan setelah All-Stars Kudus keluar sebagai juara usai mengalahkan All-Stars Jakarta melalui drama adu penalti.
Ketatnya persaingan di partai final menunjukkan kualitas pemain dari berbagai daerah di Indonesia semakin merata.
Rasa bangga dan haru pun dirasakan para pemain yang berhasil masuk dalam skuad menuju Singapura.
"Saya enggak menyangka juga bisa terpilih ke Singapura, apalagi dilatih langsung sama Coach Jacksen, kita optimis biar bisa juara satu di sana," tutur Adiba Sanas Primayuga, kapten All-Stars Samarinda.
Hal serupa disampaikan Euis Siti Farhatus Sa'adah yang masuk skuad U-14 dan bertekad memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Indonesia.
Komitmen Jangka Panjang Regenerasi
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 melibatkan total 25.727 peserta sepanjang musim ini, menunjukkan tingginya minat anak perempuan terhadap sepak bola.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadi bagian dari proses regenerasi Timnas Putri Indonesia.
"Pengalaman internasional di SingaCup bertujuan guna membentuk talenta yang lebih matang sebagai bagian dari regenerasi Timnas Putri Indonesia," kata Teddy Tjahjono.
Selain pembinaan teknik, penyelenggara juga memastikan kebutuhan nutrisi para atlet muda menjadi perhatian utama demi mendukung tumbuh kembang mereka menuju generasi emas 2045.
Kini, fokus utama ke-34 pemain terpilih adalah mempersiapkan kondisi fisik dan mental sebelum tampil di SingaCup 2026 pada akhir Oktober mendatang.
Daftar 34 Pemain Pilihan Menuju SingaCup 2026
MilkLife Strikers Girls U-12:
- Kanaya Izzati Lathifa (Semarang)
- Shafira Althafunnisa Azzahra (Solo)
- Danisa Anindya Nuha Zahira (Yogyakarta)
- Hafiza Khaira Lubna Lista (Kudus)
- Andien Haifa Syakira (Jakarta)
- Sabrina Dwi Ristiyana (Kudus)
- Bilqis Nur Hidayah (Surabaya)
- Adiba Sanas Primayuga (Samarinda)
- Adelice Maureen Hanum Faisal (Malang)
- Keyla Azzahra Putri (Tangerang)
- Locita Waranggani Olah Nismara (Surabaya)
- Jesshica (Surabaya)
- Emily Zitara (Surabaya)
- Ika Wonda (Solo)
- Angelina P S Mongan (Tangerang)
- Nadia Shakila Azzahra (Yogyakarta)
MilkLife Kickers Girls U-14:
- Syafira Azzahra (Surabaya)
- Queisha Sava Azzalfa (Kudus)
- Alika Nayla Putri Jabbar (Surabaya)
- Helga Cahya Yudi Sadira (Jakarta)
- Renanthera Aluna Addya Putri (Kudus)
- Giada Soebianto (Kudus)
- Garneta Falentina Imelda (Malang)
- Rere Zenita Farza (Kudus)
- Ananda Nindy Dwi Berlian (Malang)
- Askana Sakhi Falihah (Solo)
- Alisa Makaila Fakhira (Bekasi)
- Albianca Raula (Jakarta)
- Riyanti Saffana Suryani (Bandung)
- Euis Siti Farhatus Sa'adah (Jakarta)
- Yumna Naziya Fina (Semarang)
- Anisa Tri Sholica (Jakarta)
- Janeeta Alodya (Semarang)
- Rara Zenita Fatin (Kudus)
