- Brasil akan menghadapi Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston pada Selasa, 30 Juni 2026.
- Pelatih Carlo Ancelotti mengonfirmasi bahwa kondisi fisik Neymar telah membaik dan siap bermain dengan durasi lebih lama.
- Ancelotti mewaspadai kekuatan Jepang karena pernah mengalami kekalahan dari mereka dalam pertandingan persahabatan di Tokyo tahun lalu.
Suara.com - Brasil bersiap menghadapi ujian berat saat menantang Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston, Selasa (30/6/2026) WIB. Jelang duel krusial tersebut, pelatih Carlo Ancelotti membawa kabar menggembirakan terkait kondisi Neymar yang diharapkan bisa tampil lebih lama.
Setelah sempat dibekap cedera betis, Neymar perlahan mulai menemukan kebugaran terbaiknya.
Penyerang berusia 34 tahun itu sebelumnya hanya dimainkan sekitar 15 menit saat Brasil menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia.
Kini, Ancelotti berharap sang megabintang dapat memberikan kontribusi lebih besar saat Selecao menghadapi Samurai Biru di fase gugur.
Kondisi Neymar Terus Membaik
![Brasil menundukkan Skotlandia 3-0 pada pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026). [Europa Press Sports/Europa Press/Getty Images]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/25/99673-timnas-brasil.jpg)
Menurut pelatih asal Italia itu, perkembangan kondisi Neymar dalam beberapa hari terakhir berjalan sangat positif dan sesuai dengan target tim medis.
"Dalam seminggu terakhir, perkembangannya sangat signifikan," kata Ancelotti, dikutip dari Reuters.
"Sebelumnya dia tidak bisa bermain lebih dari 15 menit, tetapi sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik dan dia siap untuk bermain lebih lama," jelasnya.
Meski berstatus sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026, Ancelotti memastikan Brasil tidak akan meremehkan kekuatan Jepang.
Jepang Jadi Ancaman Serius bagi Brasil
Pelatih berpengalaman itu masih mengingat kekalahan 2-3 yang dialami Brasil saat menghadapi Jepang dalam laga persahabatan di Tokyo pada Oktober tahun lalu.
Kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting bahwa Jepang merupakan lawan yang memiliki kualitas tinggi.
"Pertandingan itu memberi kami pelajaran yang sangat berharga. Jepang adalah salah satu tim terbaik di dunia," ujar Ancelotti.
"Kami sangat menghormati mereka dan akan mempersiapkan pertandingan ini seperti sebuah final. Bagi kami, ini memang final," lanjutnya.
Ancelotti menilai Jepang memiliki organisasi permainan yang sangat baik serta disiplin tinggi di setiap lini. Karena itu, ia meminta para pemain Brasil tetap fokus menjalankan strategi agar tidak mengulangi kesalahan pada pertemuan sebelumnya.
"Kami akan menghadapi tim yang sangat kuat dan sangat terorganisasi. Kami harus memahami dengan jelas apa yang ingin kami lakukan di lapangan," tutup Ancelotti.
