Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Arief Apriadi

Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
Duel Maroko vs Belanda di 32 besar Piala Dunia 2026 sarat aroma derbi. Ronald Koeman mewaspadai Singa Atlas, sementara Van der Vaart soroti isu loyalitas pemain. [Dok. IG equipedumaroc]
baca 10 detik
  • Timnas Maroko akan menghadapi Belanda pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di kota Monterrey.
  • Banyak pemain kunci Maroko lahir dan berkembang di Belanda, menciptakan tensi serta kedekatan kultur sepak bola.
  • Pelatih Belanda, Ronald Koeman, mewaspadai kualitas permainan Maroko meski Belanda menunjukkan performa solid sepanjang fase grup.

Suara.com - Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Timnas Maroko dan Belanda di Monterrey diprediksi akan menyajikan drama yang lebih dari sekadar perebutan tiket ke babak berikutnya.

Melansir laporan Reuters, kedua tim memiliki kedekatan yang sangat kuat karena banyak pemain inti Maroko lahir dan besar di Belanda.

Kehadiran tiga pemain kelahiran Belanda di skuad Singa Atlas, termasuk mesin gol Ismael Saibari yang kini membela PSV Eindhoven, menjadi bumbu tersendiri yang menambah tensi pertandingan.

Maroko juga banyak menyerap ilmu dan kultur sepak bola Belanda selama satu dekade terakhir hingga mampu membangun tim yang menembus semifinal Piala Dunia edisi sebelumnya.

Kini, tim asuhan Walid Regragui kembali menunjukkan kualitasnya setelah finis sebagai runner-up Grup C di bawah Brasil hanya karena kalah selisih gol.

Ronald Koeman Enggan Anggap Belanda Favorit

Pelatih Belanda, Ronald Koeman cukup kecewa dengan kekalahan 0-1 setelah pertandingan uji coba FIFA Matchday melawan Aljazair. [Onsranhe]
Pelatih Belanda, Ronald Koeman cukup kecewa dengan kekalahan 0-1 setelah pertandingan uji coba FIFA Matchday melawan Aljazair. [Onsranhe]

Performa Maroko yang mengandalkan pressing intens dan organisasi permainan yang solid membuat status Belanda sebagai unggulan mulai dipertanyakan.

Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, mengaku sangat mewaspadai kualitas individu maupun kolektivitas permainan calon lawannya.

"Saya tidak yakin apakah kami adalah favorit dalam pertandingan melawan Maroko, ini adalah tim yang bagus dengan banyak kualitas dan mereka dapat mencetak gol dengan mudah," ujar Ronald Koeman dikutip dari Reuters.

baca juga

Belanda sendiri sedang berada dalam tren positif setelah sempat mengawali turnamen dengan hasil imbang melawan Jepang.

Oranje kemudian bangkit lewat kemenangan telak 5-0 atas Swedia sebelum menutup fase grup dengan kemenangan 3-0 atas Tunisia.

Ronald Koeman mengaku beruntung memiliki skuad yang solid dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi.

"Ada pemain yang suka menguasai bola, saya punya sekelompok pemain yang bekerja sangat baik bersama dan memiliki semangat tim yang hebat," tambah Ronald Koeman.

Menariknya, Koeman memiliki kenangan tersendiri melawan Maroko. Ia merupakan kapten Belanda saat mengalahkan negara Afrika tersebut pada Piala Dunia 1994 di Orlando.

Kini situasinya jauh berbeda. Maroko memiliki basis pendukung yang sangat besar di Belanda, dengan populasi diaspora diperkirakan mencapai 430.000 orang.

Dominasi pemain berdarah Belanda dalam skuad Maroko juga membuat kedua tim saling mengenal karakter permainan masing-masing.

Isu Loyalitas Kembali Mengemuka

Skuad Maroko di Piala Dunia 2026 diperkuat sejumlah pemain yang memiliki keterkaitan dengan Belanda, seperti Sofyan Amrabat, Noussair Mazraoui, hingga bek PSV Eindhoven, Anass Salah-Eddine.

Keputusan sejumlah pemain keturunan memilih membela Maroko kerap memicu perdebatan mengenai loyalitas di kalangan masyarakat Belanda.

Mantan bintang Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, bahkan sempat melontarkan komentar kontroversial terkait fenomena tersebut.

"Saya tidak bermaksud kasar, tapi semua orang Maroko di sini yang tidak cukup baik untuk bermain bagi Belanda, mereka akan bermain untuk Maroko," ungkap Rafael van der Vaart.

Van der Vaart mengaku sebenarnya sangat berharap pemain seperti Hakim Ziyech pernah memilih membela Belanda pada masa jayanya.

Antusiasme besar pendukung Maroko di berbagai kota di Belanda setiap kali tim mereka meraih kemenangan juga membuat aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan.

Pihak kepolisian setempat telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban selama pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada dini hari.

Monterrey akan menjadi saksi apakah kedekatan budaya dan sepak bola kedua negara menjadi keuntungan bagi Belanda atau justru menguntungkan Maroko.

Pemenang laga ini sudah ditunggu lawan di babak 16 besar yang akan berlangsung di Houston pada 4 Juli mendatang. Dengan kualitas kedua tim yang relatif berimbang, duel ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Jika FIFA Bertindak Tegas, Kuota AFC di Piala Dunia Bisa Berkurang Gegara Tim-Tim Arab!

Jika FIFA Bertindak Tegas, Kuota AFC di Piala Dunia Bisa Berkurang Gegara Tim-Tim Arab!

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×