- Harry Kane mencetak dua gol untuk membawa Inggris menang 2-1 atas RD Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Kemenangan dramatis di Piala Dunia 2026 ini memastikan langkah Inggris menuju babak 16 besar untuk menghadapi tuan rumah Meksiko.
- Harry Kane menekankan pentingnya kolektivitas tim setelah berhasil membalikkan keadaan meski sempat tertinggal gol cepat dari RD Kongo.
Suara.com - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia setelah menginspirasi kemenangan dramatis atas Republik Demokratik (RD) Kongo.
Dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung sengit, skuad berjuluk Three Lions sukses membalikkan keadaan dan menang dengan skor 2-1.
Meski menjadi aktor utama kemenangan lewat dua gol yang dicetaknya, Harry Kane justru memilih bersikap rendah hati.
Penyerang Bayern Munchen itu menegaskan bahwa kekuatan Timnas Inggris saat ini terletak pada kolektivitas, di mana setiap pemain memiliki peluang untuk menjadi pembeda.
"Siapa pun bisa memiliki momen sebagai pahlawan, dan hari ini giliran saya, sepanjang pekan kami juga berbicara untuk tetap menjadi diri sendiri," ujar Harry Kane, dikutip dari laman resmi FIFA, Kamis.
Bangkit Setelah Tertinggal

Inggris sempat berada dalam tekanan setelah gawang Jordan Pickford dibobol lebih dulu pada awal babak pertama.
Brian Cipenga membawa RD Kongo unggul lewat gol cepat pada menit ketujuh yang membungkam pendukung Three Lions.
Gol tersebut memaksa anak asuh Thomas Tuchel bekerja keras membongkar pertahanan disiplin yang diperagakan para pemain RD Kongo.
Kane mengakui lawannya tampil sangat tangguh dengan organisasi permainan yang rapi serta didukung penampilan impresif sang penjaga gawang.
"Rasanya hebat sekali, pertandingan yang benar-benar gila, mereka adalah tim yang tangguh dan setelah jeda minum pertama kami bermain jauh lebih baik, kiper mereka melakukan sejumlah penyelamatan yang luar biasa," kata Harry Kane.
Fokus Hadapi Meksiko di Babak 16 Besar
Setelah berkali-kali menemui jalan buntu, Inggris akhirnya menyamakan kedudukan lewat sontekan Harry Kane pada menit ke-75.
Striker berusia 32 tahun itu kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-86 untuk memastikan kemenangan Inggris sekaligus membawa timnya melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Brace tersebut juga semakin mengukuhkan Kane sebagai salah satu kandidat peraih Sepatu Emas turnamen.
Meski merayakan kemenangan penting ini, Kane mengingatkan rekan-rekannya bahwa masih ada sejumlah aspek permainan yang harus diperbaiki.
"Namun, di fase gugur seperti ini yang terpenting adalah bisa lolos, kami sudah memasuki tahap turnamen ketika Anda harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan itulah yang kami lakukan hari ini," ujar Kane.
Efektivitas dalam memanfaatkan peluang dan koordinasi lini belakang menjadi perhatian utama tim pelatih sebelum menghadapi laga berikutnya.
Ujian berat telah menanti Harry Kane dan kolega di babak 16 besar. Inggris dijadwalkan menghadapi salah satu tuan rumah, Meksiko.
Atmosfer panas di Amerika Utara diprediksi menjadi tantangan tersendiri bagi ambisi Three Lions untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Kini, publik sepak bola dunia menantikan apakah ketajaman Harry Kane mampu membawa Inggris melewati hadangan Meksiko dan menjaga asa meraih gelar juara dunia.
