- Belgia meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal di Stadion Lumen Field pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Romelu Lukaku dan Youri Tielemans mencetak gol krusial untuk membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol dari Senegal.
- Kemenangan melalui babak perpanjangan waktu tersebut memastikan Belgia melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Amerika Serikat.
Suara.com - Penyerang andalan Timnas Belgia, Romelu Lukaku, meluapkan rasa bangganya setelah membawa tim berjuluk Setan Merah melakukan comeback fantastis atas Senegal.
Dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, Belgia sukses mengunci kemenangan dramatis 3-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu.
Lukaku menegaskan bahwa kekuatan mental dan karakter para pemain menjadi faktor utama di balik keberhasilan Belgia membalikkan keadaan dalam pertandingan penuh tensi tersebut.
"Sungguh pertandingan sengit, tapi kami mengerahkan semua kemampuan, kami tertinggal, tapi kami memperlihatkan karakter yang kuat," ujar Romelu Lukaku, dikutip dari laman resmi FIFA.
Menurut penyerang berusia 33 tahun itu, kemampuan bereaksi positif saat berada dalam tekanan merupakan ciri tim besar di panggung sebesar Piala Dunia.
Tertinggal Dua Gol, Belgia Bangkit di Menit-Menit Akhir

Belgia sebenarnya berada dalam posisi yang sangat sulit setelah terus mendapat tekanan dari permainan agresif Senegal.
Gawang Thibaut Courtois dua kali dibobol melalui gol Habib Diarra dan Ismaila Sarr, membuat Belgia tertinggal 0-2 hingga memasuki penghujung waktu normal.
Harapan mulai muncul pada menit ke-86 ketika Lukaku sukses memanfaatkan umpan tarik Thomas Meunier untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Momentum itu dimanfaatkan Belgia untuk terus menekan hingga Youri Tielemans mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan pada menit ke-89.
Penalti Tielemans Pastikan Tiket 16 Besar
Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu dan kembali menghadirkan drama pada menit-menit terakhir.
Wasit Said Martinez menghadiahkan penalti kepada Belgia setelah meninjau pelanggaran Lamine Camara terhadap Youri Tielemans melalui Video Assistant Referee (VAR).
Tielemans yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk memastikan kemenangan Belgia sekaligus mengantarkan timnya lolos ke babak 16 besar.
"Senegal adalah salah satu tim terbaik di turnamen ini, secara teknik, fisik, maupun taktik. Ini sungguh pertandingan yang sulit," ujar Lukaku.
Ia menilai peningkatan intensitas permainan menjadi kunci keberhasilan Belgia membongkar pertahanan wakil Afrika tersebut.
"Namun, ketika kami meningkatkan intensitas pressing, mengejar bola-bola liar, semangat kami bersinar terang dan kami memenangkan pertandingan," tambahnya.
Kemenangan dramatis ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Rudi Garcia yang sebelumnya sempat diragukan usai tampil kurang meyakinkan pada fase grup.
Belgia kini membuktikan masih memiliki mentalitas juara dan siap menghadapi tantangan berikutnya di babak 16 besar.
Pada fase tersebut, Setan Merah dijadwalkan menghadapi tuan rumah Amerika Serikat yang lolos usai mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0.
