- Timnas Inggris lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1, Rabu (1/7/2026).
- Dua gol Harry Kane membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal oleh gol Brian Cipenga pada babak pertama pertandingan tersebut.
- Inggris dijadwalkan menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca dalam laga babak 16 besar yang penuh tantangan fisik.
Suara.com - Timnas Inggris memastikan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1, Rabu (1/7/2026) malam WIB.
Kemenangan dramatis tersebut mendapat apresiasi tinggi dari pelatih Thomas Tuchel yang menilai anak asuhnya menunjukkan mental juara saat berada di bawah tekanan.
The Three Lions sempat dikejutkan oleh gol Brian Cipenga pada babak pertama.
Namun, Inggris mampu bangkit setelah jeda lewat dua gol Harry Kane yang memastikan comeback sekaligus mengantarkan tim melangkah ke fase gugur.
Tuchel menilai kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa para pemainnya tidak kehilangan kepercayaan diri meski sempat tertinggal.
![Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa dirinya lebih memilih pemain yang mengutamakan kepentingan tim dibanding sekadar talenta individu untuk Piala Dunia 2026. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/25/41152-thomas-tuchel.jpg)
Menurutnya, Inggris justru memperlihatkan karakter kuat saat menghadapi situasi sulit.
"Saya tidak melihat para pemain terbebani. Akan sangat mudah untuk menyerah dan mengikuti narasi itu, tetapi saya tidak melihatnya. Itu pertanda yang sangat baik,” ujar Tuchel kepada awak media.
Pelatih asal Jerman itu menambahkan bahwa timnya mampu menjaga fokus, kesabaran, dan keyakinan hingga akhirnya berhasil membalikkan keadaan.
Baginya, kemenangan atas RD Kongo menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Pada babak 16 besar, Inggris akan berhadapan dengan tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca.
Tuchel menyadari pertandingan tersebut tidak akan mudah, terlebih lawan mendapat dukungan penuh suporter dan terbiasa bermain di dataran tinggi Mexico City.
"Saya baru saja pulang dari pertandingan ini, dan mencoba menikmatinya, tetapi ini mungkin salah satu pertandingan terindah, pertandingan paling menarik yang bisa Anda dapatkan," kata Tuchel.
"Anda bermain melawan Meksiko di Azteca, dan akan ada banyak sekali rintangan yang menunggu kami," jelasnya.
Tuchel juga menyoroti faktor ketinggian Stadion Azteca yang berada lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.
Menurutnya, Inggris tidak memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi secara fisik sebelum pertandingan.
"Belum lagi ketinggian tempat akan menjadi kerugian besar, karena kita tidak bisa beradaptasi secara fisik dalam empat hari. Itu mustahil dan mungkin akan ada lebih banyak rintangan lagi."
"Tetapi kami siap untuk itu, mungkin kami membutuhkannya. Kami memiliki landasan yang ideal sekarang untuk benar-benar percaya bahwa kami siap untuk itu, dan ketika keadaan menjadi sulit, kami akan menemukan jawabannya," pungkasnya.
