Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Minggu, 19 Juli 2026 | 15:40 WIB
Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA
Potret timnas Argentina di Piala Dunia 2026 (Yahoo Sports)
baca 10 detik
  • Argentina siap menerima sanksi disiplin FIFA akibat membentangkan spanduk politik Kepulauan Malvinas.

  • Inggris mendesak pembatalan status finalis Argentina walau FIFA belum membuat keputusan final.

  • Presiden Milei membela aksi pemain dan menegaskan perjuangan Malvinas lewat jalur diplomasi.

Suara.com - Timnas Argentina menyatakan siap menerima konsekuensi dari FIFA setelah kontroversi spanduk mengenai Kepulauan Malvinas muncul dalam perayaan kemenangan atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.

Argentina memastikan tiket ke final setelah mengalahkan Inggris 2-1 dalam pertandingan semifinal di Atlanta, Kamis dini hari WIB. Lionel Messi turut berperan dalam kemenangan tersebut.

Selepas pertandingan, para pemain Argentina merayakan keberhasilan mereka di lapangan. Namun, perayaan itu kemudian menjadi sorotan setelah muncul spanduk bertuliskan "The Falklands are Argentine" yang dibentangkan oleh para pemain.

Potret Timnas Argentina di ajang Piala Dunia 2026 (Yahoo Sports)
Potret Timnas Argentina di ajang Piala Dunia 2026 (Yahoo Sports)

Pesan tersebut merujuk pada sengketa kedaulatan Kepulauan Falkland atau Malvinas antara Inggris dan Argentina. Aksi itu pun memicu reaksi keras dari sejumlah pihak di Inggris.

Pemimpin Partai Liberal Demokrat Inggris, Ed Davey, bahkan meminta agar para pemain Argentina dijatuhi sanksi sehingga tidak dapat tampil pada final Piala Dunia 2026.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, juga mendukung penyelidikan FIFA terhadap insiden tersebut. Di tengah kontroversi, sempat muncul usulan agar Argentina dicoret dari pertandingan final dan Inggris kembali diberi kesempatan tampil.

Namun, hingga kini tidak ada keputusan yang mengarah pada pencoretan Argentina dari final Piala Dunia 2026.

Presiden Argentina, Javier Milei, menyatakan negaranya siap menerima konsekuensi atas insiden tersebut. Ia menilai tindakan para pemain tidak terlepas dari luapan emosi setelah pertandingan.

"Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina. Apa yang dilakukan para pemain bisa dimengerti karena mereka terbawa emosi," kata Milei dalam sebuah pernyataan.

baca juga

"Mereka melakukannya dan kemungkinan akan muncul pembahasan mengenai sanksi finansial. Sangat sah bagi para pemain untuk menyampaikan pendapat mereka," jelasnya.

Milei juga menilai aksi yang dilakukan para pemain Argentina tidak berkaitan dengan urusan diplomasi antara kedua negara.

"Dalam skenario terburuk, Argentina akan menerima sanksi finansial sebesar 20.000 paun dari FIFA. Kami akan merebut kembali Malvinas melalui jalur diplomasi dan dengan tindakan yang cerdas," sambungnya.

Sementara itu, FIFA memastikan komite disiplin independen masih mempelajari laporan pertandingan dan mempertimbangkan seluruh keadaan sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Seperti prosedur standar, komite disiplin independen FIFA saat ini sedang menilai laporan pertandingan dan mempertimbangkan keadaan yang relevan sebelum memutuskan kemungkinan langkah lebih lanjut berdasarkan kode disiplin FIFA," bunyi pernyataan FIFA.

Kontroversi tersebut juga mendapat perhatian dari anggota Majelis Legislatif Kepulauan Falkland, Jack Ford.

Ia menyebut video yang memperlihatkan skuad Argentina menyanyikan lagu mengenai Kepulauan Falkland di ruang ganti setelah pertandingan melawan Mesir juga sempat beredar.

"Kami kecewa, meski sayangnya tidak terkejut, dengan tindakan seperti ini karena ini bukan pertama kalinya terjadi," ujar Ford.

Ford menegaskan Kepulauan Falkland merupakan Wilayah Seberang Laut Britania Raya yang memiliki pemerintahan sendiri dan membiayai wilayahnya secara mandiri.

Ia juga menyinggung referendum mengenai status politik Kepulauan Falkland yang digelar pada 2013. Dalam referendum tersebut, 99,8 persen warga memilih tetap menjadi Wilayah Seberang Laut Britania Raya dengan tingkat partisipasi sekitar 92 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kylian Mbappe Jauhi Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Jauhi Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:28 WIB

Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?

Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:15 WIB

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×