4 Wasit Diduga Terlibat Skandal Esek-esek, Salah Satunya Pernah Pimpin Laga Timnas Indonesia

Galih Prasetyo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:46 WIB
4 Wasit Diduga Terlibat Skandal Esek-esek, Salah Satunya Pernah Pimpin Laga Timnas Indonesia
Ilustrasi wasit meniup peluit. [Getty Images]
baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Jepang menyelidiki empat wasit asal Jepang terkait dugaan skandal gratifikasi seksual di Korea Selatan.
  • Praktik pemberian layanan seksual tersebut diduga terjadi pada tujuh pertandingan penting sepanjang kurun waktu 2011 hingga 2012.
  • Federasi Sepak Bola Jepang berjanji akan menyampaikan hasil investigasi resmi setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanakan.

Suara.com - Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) dilaporkan tengah menyelidiki empat wasit asal Jepang yang diduga memiliki keterkaitan dengan skandal gratifikasi seksual yang tengah mengguncang sepak bola Korea.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pemberian layanan seksual kepada perangkat pertandingan asing dalam sejumlah laga Timnas Korea Selatan pada periode 2011 hingga 2012.

Laporan mengenai kasus lama itu kembali mencuat setelah sejumlah media Korea Selatan mengungkap dokumen dan catatan pembayaran KFA.

Menurut laporan media Korea Selatan, praktik tersebut diduga terjadi dalam sedikitnya tujuh pertandingan.

Laga yang dimaksud mencakup pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014, kualifikasi Olimpiade London 2012, serta satu pertandingan persahabatan.

Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme [@SBS8news]
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme [@SBS8news]

JFA belum mengungkap identitas keempat wasit Jepang yang sedang diperiksa.

Namun, laporan yang beredar menyebut dua anggota perangkat pertandingan pada laga Korea Selatan kontra Kuwait pada 2012 diduga mengunjungi sebuah tempat pijat di kawasan Yeoksam-dong, Seoul.

Biaya kunjungan tersebut disebut mencapai 500 ribu won dan dibayarkan menggunakan kartu kredit milik anggota KFA.

Salah satu nama yang kemudian muncul dalam pemberitaan Korea Selatan adalah Yuichi Nishimura, mantan wasit FIFA asal Jepang.

baca juga

Nishimura lahir pada 1972 dan telah mengakhiri kariernya sebagai wasit pada 2014.

Nishimura sebelumnya dikenal sebagai salah satu wasit terkemuka Asia dan pernah memimpin berbagai pertandingan internasional, termasuk laga Timnas Indonesia saat melawan Bahrain pada 10 Juli 2007.

JFA disebut akan menyampaikan hasil pemeriksaan setelah seluruh proses investigasi selesai.

Sampai saat ini, federasi Jepang belum memberikan kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan para wasit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026

Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Usai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Piala Dunia

Usai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Piala Dunia

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Erick Thohir Tantang John Herdman Bangkit: Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Tantang John Herdman Bangkit: Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia

Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×