- Gelandang Persija Witan Sulaeman memamerkan tato bergambar macan di kedua lengannya pada Rabu 12 Agustus 2026.
- Rizky Ridho menyatakan tato tersebut tidak permanen dan aman untuk sholat karena akan hilang dalam dua minggu.
- Persija menjalani pemusatan latihan di Thailand untuk persiapan menghadapi kompetisi Super League musim 2026 dan 2027.
Suara.com - Gelandang Persija Jakarta, Witan Sulaeman, tampil garang dengan tato bergambar macan di tangan.
Rekan satu tim sang pemain, Rizky Ridho meluruskan tato tersebut tidak permanen sehingga aman untuk ibadah sholat.
Perubahan penampilan Witan terlihat dalam unggahannya pada Rabu (12/8/2026).
Selama ini, pemain 25 tahun tersebut lebih dikenal dengan gaya sederhana dan tidak terlalu sering tampil dengan penampilan yang mencolok.
Tato di lengan kanan Witan terlihat berbentuk macan yang melingkari bagian bisep.
Sementara itu, tato di lengan kirinya berukuran lebih besar dan memanjang di bagian luar lengan.
Witan tidak menjelaskan secara rinci mengenai makna dari gambar tersebut.
Namun, unggahannya langsung mendapat perhatian, termasuk dari kapten Persija, Rizky Ridho.
"Tatonya aja macan, apalagi hatinya," tulis Rizky Ridho di kolom komentar.
Seorang netizen kemudian penasaran apakah tato yang dipamerkan Witan merupakan tato permanen.
Ridho kembali memberikan jawaban yang membuat publik semakin penasaran.
"Aman, Mas, itu Witan tatonya yang bisa untuk sholat, dua minggu hilang," ujar Ridho.
Dengan penjelasan tersebut, tato yang diperlihatkan Witan bukanlah tato permanen.
Gambar tersebut diperkirakan akan hilang dalam beberapa pekan.
Di luar perubahan penampilan tersebut, Witan juga tengah memasuki fase baru bersama Persija Jakarta.
Musim ini, ia kembali bekerja sama dengan Shin Tae-yong yang kini menjadi pelatih Macan Kemayoran.
Shin Tae-yong bukan sosok asing bagi Witan.
Keduanya sudah pernah bekerja sama ketika pelatih asal Korea Selatan tersebut menangani Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia hingga level senior.
Saat ini, Witan bersama skuad Persija tengah menjalani pemusatan latihan di Thailand.
Agenda tersebut menjadi bagian dari persiapan Macan Kemayoran menghadapi Super League 2026/2027.
Selain meningkatkan kondisi fisik, Shin Tae-yong juga memanfaatkan training camp untuk mematangkan taktik dan membangun kekompakan tim.