-
Calvin Verdonk resmi mencetak sejarah sebagai WNI pertama yang bermain di Liga Champions.
-
Bek Timnas Indonesia itu tampil selama 14 menit saat Lille kalah dari Arsenal.
-
Verdonk mencatatkan tiga tekel dan menang tiga duel dalam laga debut bersejarahnya.
Suara.com - Calvin Verdonk mencatatkan sejarah bagi sepak bola Indonesia setelah menjalani debut di Liga Champions 2026/2027 bersama Lille. Bek Timnas Indonesia itu tampil sebagai pemain pengganti ketika Lille takluk 0-3 dari Arsenal pada matchday kedua.
Pertandingan Arsenal melawan Lille berlangsung di Emirates Stadium, London, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.
Meski gagal membawa timnya meraih hasil positif, Verdonk tetap menorehkan pencapaian tersendiri dengan tampil di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.
Verdonk memulai pertandingan dari bangku cadangan. Pelatih Lille lebih memilih Romain Perraud untuk mengisi posisi bek kiri sejak menit pertama.
Lille mampu mengimbangi permainan Arsenal pada babak pertama. Kedua tim saling berusaha membangun serangan, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Situasi berubah selepas jeda. Arsenal meningkatkan tekanan dan berhasil mencetak tiga gol dalam rentang tujuh menit untuk memastikan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
Jurrien Timber membuka keunggulan Arsenal pada menit ke-64. Eberechi Eze kemudian menggandakan skor tiga menit berselang, sebelum Bukayo Saka melengkapi kemenangan The Gunners melalui gol pada menit ke-71.
Tertinggal tiga gol, Lille berusaha melakukan penyegaran melalui pergantian pemain.
Verdonk akhirnya mendapat kesempatan bermain pada menit ke-76 dengan menggantikan Perraud.
Masuknya Verdonk menjadi momen bersejarah karena ia tercatat sebagai pemain yang telah berstatus warga negara Indonesia ketika tampil di Liga Champions.
Pencapaian tersebut menjadi sorotan tersendiri bagi penggemar sepak bola nasional, terutama pendukung Timnas Indonesia.
Verdonk hanya memiliki waktu sekitar 14 menit pada waktu normal, ditambah waktu tambahan, untuk menunjukkan kemampuannya.
Meski demikian, ia berusaha menjalankan tugas di sektor pertahanan dan membantu Lille mengantisipasi serangan Arsenal.
Setelah Verdonk masuk, Lille tidak kembali kebobolan hingga pertandingan berakhir. Namun, upaya tim tamu untuk memperkecil ketertinggalan tidak membuahkan hasil sehingga mereka harus menerima kekalahan 0-3.
Berdasarkan statistik Sofascore yang dikutip dalam laporan pertandingan, Verdonk mencatatkan 16 sentuhan bola dan melakukan tiga tekel.