Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB
Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter
Para Pemain Persija Jakarta melakulan selebrasi usai berhasil bobol gawang PSIM Yogyakarta dalam laga Super League 2026/2027 (dok. Persija).
baca 10 detik
  • Shin Tae-yong menolak sanksi pengurangan poin Persija akibat ulah suporter.

  • Regulasi FIFA menilai pengurangan poin hanya berlaku untuk kasus pengaturan skor.

  • Persija bersiap menghadapi Arema FC di tengah ancaman sanksi Komdis PSSI.

Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, angkat bicara mengenai wacana pengurangan poin yang mengancam timnya setelah kericuhan suporter mewarnai pertandingan melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (17/10/2026).

Shin Tae-yong menilai pengurangan poin bukan sanksi yang tepat jika persoalannya berkaitan dengan ulah suporter. 

Ia merujuk pada pemahamannya mengenai regulasi FIFA yang menerapkan sanksi tersebut untuk kasus manipulasi pertandingan atau pengaturan skor (match fixing).

Persija Jakarta sukses menaklukkan Persib Bandung 2-1 di GBK berkat gol penentu Ivan Mamut. (antara)
Persija Jakarta sukses menaklukkan Persib Bandung 2-1 di GBK berkat gol penentu Ivan Mamut. (antara)

Insiden kericuhan dalam laga Persita kontra Persija itu membuat pertandingan sempat tertunda hingga sekitar 30 menit. Kejadian tersebut juga mengakibatkan jatuhnya korban dari kalangan suporter kedua tim.

Shin mengecam insiden tersebut, tetapi ia mempertanyakan wacana pengurangan poin terhadap Persija sebagai konsekuensi dari kericuhan suporter.

"Sebenarnya mengenai pengurangan poin, regulasi FIFA biasanya menerapkan hal tersebut untuk kasus seperti manipulasi pertandingan atau pengaturan skor match fixing," kata Shin Tae-yong kepada awak media.

Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa persoalan keamanan dan ketertiban suporter seharusnya ditangani secara tegas oleh pihak yang berwenang. 

Menurutnya, sanksi pengurangan poin tidak serta-merta menjadi konsekuensi dari setiap insiden yang melibatkan suporter.

"Sepengetahuan saya, dalam aturan tidak ada sanksi pengurangan poin hanya karena masalah suporter. Hal tersebut semestinya ditangani dan ditindak secara tegas oleh pihak kepolisian atau pihak yang berwajib," jelas mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.

baca juga

Meski yakin Persija tidak semestinya kehilangan poin hanya karena persoalan suporter, Shin tetap mengingatkan The Jakmania agar tidak melakukan tindakan yang merugikan klub.

Ia khawatir kericuhan serupa dapat berujung pada sanksi pertandingan tanpa penonton dari Komite Disiplin PSSI. 

Hukuman tersebut berpotensi merugikan Persija karena tim membutuhkan dukungan langsung dari suporter saat menjalani pertandingan.

Shin pun menyampaikan apresiasinya kepada The Jakmania yang selama ini memberikan dukungan penuh kepada Macan Kemayoran. 

Namun, ia berharap antusiasme tersebut tetap disalurkan secara positif dan tidak berujung pada tindakan yang melanggar aturan.

"Melalui kesempatan ini, saya ingin menyampaikan kepada para suporter: kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dan antusiasme Anda di stadion," imbuh Shin Tae-yong.

Ia menegaskan bahwa sanksi tanpa penonton justru akan merugikan suporter yang ingin menyaksikan perjuangan tim kesayangannya secara langsung di stadion.

"Namun, jika sampai memicu masalah dan akhirnya PSSI terpaksa menggelar pertandingan tanpa penonton, suporter yang mencintai sepak bola itu sendiri yang akan rugi karena tidak bisa menonton langsung di stadion. Itu sangat disayangkan," ujarnya.

Shin Tae-yong kemudian meminta para pendukung Persija untuk menahan diri dan menjaga sikap selama mendukung tim. 

Ia ingin atmosfer positif di stadion tetap terjaga agar para pemain bisa tampil maksimal tanpa terganggu persoalan di luar lapangan.

"Oleh karena itu, saya meminta kepada para penggemar yang bersemangat untuk dapat menahan diri, memberikan dukungan positif kepada para pemain agar bisa bermain lebih baik," jelasnya.

"Sekali lagi saya ingatkan, jika membuat masalah, dampaknya bisa berupa laga tanpa penonton sehingga kalian tidak bisa menikmati pertandingan secara langsung. Harap perhatikan hal tersebut dan marilah kita saling mendukung secara sportif dan fair play," tuturnya.

Persija sendiri dijadwalkan menghadapi Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026), pukul 19.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Lama Tak Kalahkan Arema FC, Shin Tae-yong Siap Hapus Rekor Buruk di Bekasi

Persija Lama Tak Kalahkan Arema FC, Shin Tae-yong Siap Hapus Rekor Buruk di Bekasi

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Persija Terpaksa Angkat Kaki dari Jakarta, Shin Tae-yong Ungkap Kerugian Rizky Ridho Cs

Persija Terpaksa Angkat Kaki dari Jakarta, Shin Tae-yong Ungkap Kerugian Rizky Ridho Cs

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Persija Dihantui Rekor Buruk! Marcos Santos Sentil Macan Kemayoran: Arema Siap Bikin Malu

Persija Dihantui Rekor Buruk! Marcos Santos Sentil Macan Kemayoran: Arema Siap Bikin Malu

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap

Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Xiaomi 18 Pro Max Disebut Lebih Mahal dari iPhone 18 Pro Max, Ini Bocoran Harganya

Xiaomi 18 Pro Max Disebut Lebih Mahal dari iPhone 18 Pro Max, Ini Bocoran Harganya

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Minat Perawatan Kecantikan Kolagen Meningkat, Mengapa Pemahaman Perempuan Masih Rendah?

Minat Perawatan Kecantikan Kolagen Meningkat, Mengapa Pemahaman Perempuan Masih Rendah?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:49 WIB

WCCE 2026 Digelar, RI Incar Kerja Sama Bisnis Ekonomi Kreatif dengan 65 Negara

WCCE 2026 Digelar, RI Incar Kerja Sama Bisnis Ekonomi Kreatif dengan 65 Negara

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat

Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Baru Sebulan Tinggal di Sumut, Mahasiswa Asal Aceh Jadi Korban Pencurian

Baru Sebulan Tinggal di Sumut, Mahasiswa Asal Aceh Jadi Korban Pencurian

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:46 WIB

×