- Sebanyak 68 siswi sekolah dasar mengikuti Festival SenengSoccer di Jakarta International Stadium pada 24 Oktober 2026.
- Naufalyn Fikria Rabbani meraih juara pertama tantangan ketangkasan sepak bola dengan catatan waktu 35,52 detik.
- Kegiatan yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation ini bertujuan menumbuhkan minat sepak bola anak perempuan sejak dini.
Suara.com - Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, menjadi arena bagi calon srikandi Merah Putih untuk mengasah keterampilan sepak bola melalui Festival SenengSoccer pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 musim 2026–2027. Para peserta mendapat kesempatan mengenal sepak bola melalui berbagai tantangan yang menguji kemampuan dasar dan ketangkasan fisik.
Merumput di kawasan stadion kandang Persija Jakarta tersebut, 68 siswi sekolah dasar ini mengikuti sejumlah tantangan secara estafet, mulai dari dribbling, passing and control, duel satu lawan satu (1-on-1), throw-in, hingga penalty shoot.
Peserta harus melewati rintangan dengan berlari zig-zag, melakukan lemparan ke dalam, melompat melewati halangan, serta menendang bola ke gawang. Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat dari garis start hingga peserta menghentikan timer.
Naufalyn Fikria Rabbani, siswi berusia tujuh tahun dari SDN Cipulir 03, keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 35,52 detik.
![Festival SenengSoccer 2026 di JIS. [Dok. Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/24/67583-jis.jpg)
Posisi kedua ditempati Hawra Gumaisha Ardifa dari SDN Jatinegara 10 Pagi, sedangkan Shanum Zalika Khattab dari SDN Duren Sawit 01 menempati peringkat ketiga.
"Saya belajar banyak lewat SenengSoccer ini, misalnya dari mengoper bola, menggiring bola, dan menendang ke gawang," ucap Naufalyn.
"Saya ingin terus berlatih supaya bisa menjadi pemain sepak bola yang hebat," tambah peserta yang juga mengikuti kompetisi kategori KU-10 tersebut.
Pelatih SDN Cipulir 03, Muhammad Soleh, mengatakan kemampuan Naufalyn tidak terlepas dari latihan yang dilakukan secara rutin.
Menurut Soleh, para siswi di sekolahnya berlatih teknik dasar, seperti dribbling dan heading, dua hingga tiga kali seminggu dengan memanfaatkan area lantai sekolah.
Ia menilai tingginya minat para siswi terhadap sepak bola menjadi modal penting untuk mengembangkan pembinaan di tingkat akar rumput.
Jadi Ruang Eksplorasi Bakat
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna, mengatakan Festival SenengSoccer dirancang untuk memperkenalkan sepak bola sekaligus menumbuhkan minat anak perempuan terhadap olahraga tersebut sejak dini.
“Kami ingin Festival SenengSoccer menjadi pintu masuk bagi para siswi untuk mengenal dan menikmati sepak bola sejak dini," ujar Chandra.
Ia berharap sekolah dapat menindaklanjuti minat para siswi dengan membentuk tim sepak bola putri dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti kompetisi.
"Dengan begitu, pengalaman yang didapatkan dalam festival ini bisa menjadi awal dari proses pembinaan yang berkelanjutan," jelasnya.
Secara keseluruhan, MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya Seri 1 musim 2026–2027 melibatkan sekitar 1.600 siswi dari 112 SD dan MI.
Rangkaian kompetisi akan berlanjut dengan pertandingan semifinal dan final kategori KU-10 serta KU-12 di JIS pada Minggu (25/10/2026).