Investor Retail Dominasi Pasar, BRIDS Catat Pertumbuhan Transaksi Online 156 Persen
Suara.com - PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) melaporkan pencapaian kinerja keuangan yang sangat impresif sepanjang tahun buku 2025.
Anak usaha BRI ini berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 23%, yang diikuti dengan lonjakan laba operasional secara signifikan hingga melampaui angka 200% dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan masif ini tidak lepas dari keberhasilan perseroan dalam mengeksekusi strategi transformasi bisnis. Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, mengungkapkan bahwa ekspansi basis investor retail, terutama melalui platform digital, menjadi katalis utama di balik performa gemilang perusahaan.
Ditinjau dari postur pendapatan perusahaan, lini bisnis intermediasi atau brokerage masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi mencapai 54%. Dari jumlah tersebut, segmen nasabah retail memegang peranan vital dengan penguasaan hingga 52%.
"Pencapaian ini sejalan dengan akselerasi pada kanal online retail yang tumbuh pesat hingga 156% secara tahunan," jelas Fifi dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini memvalidasi efektivitas optimalisasi teknologi yang dilakukan BRIDS dalam beberapa tahun terakhir untuk menjangkau pasar secara lebih luas dan efisien.
Meski mencatatkan pertumbuhan positif, BRIDS menyadari bahwa persaingan di industri sekuritas, khususnya pada segmen retail, semakin kompetitif.
Para pelaku industri kini berlomba-lomba memperkuat platform digital dan menawarkan kemudahan akses bagi nasabah baru.
Menyikapi hal tersebut, BRIDS menerapkan beberapa langkah strategis:
- Penguatan Layanan Teknologi: Meningkatkan keandalan dan fitur pada platform perdagangan digital.
- Diversifikasi Produk: Mengembangkan instrumen yang mampu menghasilkan pendapatan berulang (recurring income),
- salah satunya melalui optimalisasi fasilitas marjin.
- Sinergi Ekosistem BRI: Memanfaatkan jaringan distribusi luas milik BRI Group untuk memperluas jangkauan nasabah serta meningkatkan literasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat.
Kinerja BRIDS juga didukung oleh kondisi makroekonomi Indonesia yang tetap resilien. Di tengah ketidakpastian global, ekonomi domestik mampu tumbuh 5,11%. Stabilitas ini berimplikasi positif pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat lebih dari 22% sepanjang tahun 2025.
Bahkan, IHSG sempat mencatatkan rekor tertinggi (all-time high) sebanyak 24 kali, dengan nilai kapitalisasi pasar menembus angka Rp16.000 triliun dan ditutup pada level 8.646 di akhir tahun.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), basis investor domestik juga mengalami lompatan besar sebesar 37% menjadi 20,32 juta SID (Single Investor Identification), yang didominasi oleh investor retail pada instrumen reksa dana.