Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Klaten, Jawa Tengah, terus memperkuat perannya sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Hingga April 2026, BRI BO Klaten telah menyalurkan KUR sebesar Rp2,3 triliun kepada 52.519 debitur untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Branch Manager BRI BO Klaten, Agung Prasetyo, menjelaskan bahwa sebagian besar penyaluran KUR didominasi oleh KUR Sektor perdagangan dan produksi.
Sektor perdagangan dan produksi yang dimaksud mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan industri jasa lainnya yang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Klaten.
Dengan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang lebih mudah melalui KUR, pelaku usaha di wilayah Klaten memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya, membuka lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Selain itu KUR menjadi wujud nyata dari komitmen BRI yang sejalan dengan Astacita Pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemerataan pembangunan.
“Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Klaten melalui penyaluran pendanaan usaha. Kami juga melihat ada banyak potensi di wilayah Klaten di bidang pertanian dan pariwisata yang tentunya BRI memliki peran untuk mendukung pelaku usaha dalam pendanaan usaha maupun peningkatan kapasitas usaha” ungkapnya.
Agung menambahkan, dukungan BRI tidak hanya sebatas penyaluran dana, tetapi juga mencakup pemberdayaan dan pendampingan usaha dan edukasi finansial agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan visi BRI untuk menjadi mitra terpercaya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan.
Dengan strategi yang terfokus pada sektor produktif, BRI Branch Office Klaten optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya. Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas” tegasnya.
KUR BRI 2026
BRI menjadi salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal kerja maupun dana investasi guna mengembangkan bisnis.
Pada 2026, KUR BRI menawarkan sejumlah keunggulan, mulai dari bunga yang disubsidi pemerintah, proses pengajuan yang relatif mudah, hingga pilihan plafon pinjaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Program ini dibagi ke dalam empat jenis utama, dengan penyesuaian berdasarkan skala usaha serta kebutuhan pembiayaan setiap debitur:
- KUR Super Mikro: Ditujukan bagi pemula dengan kebutuhan modal antara Rp1 juta hingga Rp10 juta. Suku bunganya sangat rendah, yakni hanya 3% efektif per tahun dengan tenor maksimal 3 tahun tanpa kewajiban agunan tambahan.
- KUR Mikro: Kategori ini melayani pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta. Suku bunga berkisar antara 6% sampai 9% per tahun, tergantung pada frekuensi pengajuan kredit. Nasabah bisa mencicil hingga 5 tahun tanpa agunan wajib.
- KUR Kecil: Diperuntukkan bagi usaha yang lebih mapan dengan plafon Rp100 juta sampai Rp500 juta. Karena nilai pinjamannya cukup besar, jenis ini memerlukan agunan sesuai ketentuan bank dengan tenor hingga 5 tahun.
- KUR TKI: Dikhususkan bagi calon tenaga kerja Indonesia yang memerlukan biaya keberangkatan ke luar negeri. Plafon maksimal sebesar Rp25 juta dengan bunga 6% per tahun dan jangka waktu pelunasan hingga 3 tahun.
Persyaratan Utama Pengajuan
Agar proses administrasi berjalan lancar, calon debitur perlu memenuhi kriteria dasar berikut:
Aktivitas Usaha: Memiliki bisnis produktif yang telah beroperasi secara aktif sekurang-kurangnya selama 6 bulan.
Riwayat Kredit: Tidak sedang dalam proses menerima kredit produktif dari perbankan atau lembaga keuangan lain.
Kelengkapan Dokumen: Menyiapkan data diri berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), serta Surat Izin Usaha (NIB atau surat keterangan dari kelurahan setempat).
Kemudahan Akses Pengajuan
BRI memberikan fleksibilitas dalam metode pengajuan guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat:
Layanan Tatap Muka: Nasabah bisa langsung mendatangi unit BRI terdekat atau bertemu dengan petugas lapangan (Mantri) untuk konsultasi mendalam.
Layanan Digital: Pengajuan juga dapat dilakukan melalui platform online resmi atau aplikasi digital BRI, memungkinkan proses yang lebih cepat dan transparan dari mana saja.
Didukung suku bunga yang terjangkau serta bebas biaya administrasi untuk beberapa jenis pinjaman, KUR BRI 2026 dinilai lebih menarik dibandingkan kredit komersial konvensional.
Program ini pun diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing di tengah perubahan kondisi ekonomi nasional.
Catatan Redaksi: Informasi mengenai suku bunga dan kuota penyaluran dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan terbaru dari pemerintah dan manajemen bank.