Panduan Lengkap Memahami Status Rekening Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant BRI

Panduan Lengkap Memahami Status Rekening Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant BRI


Suara.com - Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) secara resmi telah menerapkan aturan klasifikasi status rekening terbaru yang membagi akun nasabah ke dalam kategori aktif, tidak aktif, hingga status dormant.

Agar layanan transaksi keuangan sehari-hari tidak mengalami kendala, para nasabah diharapkan memahami cara menjaga status akun tabungan mereka agar tetap berada dalam koridor aktif.

Untuk mempertahankan status akun tetap aktif, nasabah diimbau untuk melakukan aktivitas finansial secara berkala.

Kegiatan transaksi tersebut tidak selalu berupa transfer dalam jumlah besar, melainkan bisa berupa setoran dana masuk, transaksi penarikan atau pembayaran dana keluar, hingga sekadar melakukan pengecekan saldo secara rutin melalui berbagai kanal digital, termasuk aplikasi BRImo.

Apabila sebuah rekening telanjur masuk ke dalam kategori Tidak Aktif atau Dormant, nasabah tidak perlu panik. BRI telah menyediakan solusi pemulihan status yang mudah diakses.

Bagi akun yang berstatus Tidak Aktif, proses pengaktifan kembali (aktivasi ulang) dapat diproses secara praktis secara mandiri lewat aplikasi BRImo atau dengan mendatangi unit kerja kantor BRI terdekat.

Namun, khusus bagi tabungan yang statusnya sudah dinyatakan Dormant, proses pemulihannya wajib diselesaikan langsung di Kantor Cabang BRI dengan mengikuti prosedur pembukaan blokir yang berlaku.

Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, memaparkan bahwa penyesuaian regulasi administrasi ini sengaja dirancang demi menghadirkan rasa aman dan kenyamanan maksimal bagi para pengguna jasa perbankan di seluruh tanah air.

"BRI terus berupaya memastikan seluruh layanan perbankan berjalan aman, transparan, dan sesuai dengan ketentuan regulator. Penyesuaian status rekening ini menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas pengelolaan rekening nasabah sekaligus meminimalisasi potensi penyalahgunaan rekening untuk aktivitas yang merugikan masyarakat maupun industri perbankan," kata Hakim.

Sebagai institusi perbankan dengan jaringan distribusi terluas di Indonesia, BRI terus memacu akselerasi digitalisasi pelayanan yang berfokus pada kebutuhan riil nasabah.

Integrasi antara platform digital BRImo dengan sebaran kantor fisik di seluruh pelosok negeri diharapkan mampu memberikan kepastian bahwa seluruh nasabah dapat memperoleh akses pemulihan data yang ringkas, aman, dan tepercaya.

Hakim pun berpesan agar masyarakat turut mengambil bagian dalam memantau keaktifan rekening mereka masing-masing demi kenyamanan bertransaksi jangka panjang.

"Kami mengajak seluruh nasabah untuk rutin memastikan rekening tetap aktif, melakukan pengkinian data pribadi, serta menjaga keamanan akses layanan perbankannya. Dengan demikian, nasabah dapat terus menikmati kemudahan transaksi secara optimal sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap potensi risiko kejahatan keuangan," tutupnya.


Copyright © 2026 Suara.com - BRI. All rights reserved.