Tekan Angka Gizi Buruk Ibu dan Balita di Jabar WOM Finance Kucurkan CSR

Suara Cianjur

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:55 WIB
Tekan Angka Gizi Buruk Ibu dan Balita di Jabar WOM Finance Kucurkan CSR
Pencegahan stunting kepada ibu dan balita yang masih menjadi persoalan utama di masyarakat ekonomi tingkat rendah (Foto Istimewa)

SuaraCianjur.Id,- Gizi buruk terutama bagi ibu dan balita menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih ditemui di Indonesia, terutama dalam keluarga tingkat ekonomi rendah.

Kekurangan gizi dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan anak, dan Pandemi Covid-19 turut berdampak kepada kesulitan ekonomi sebagian masyarakat yang berimbas pada kebutuhan asupan gizi bagi anak dan keluarganya.

Mendukung upaya pemerintah dalam membantu meningkatkan kualitas gizi ibu dan balita, sekaligus mengurangi kasus stunting di Indonesia, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) memberikan edukasi kepada orang tua melalui kegiatan CSRnya.Para ibu-ibu itu tergabung dalam PKK Kelurahan Pelindung Hewan, Kota Bandung.

Business Unit Head WOM Finance Jawa Barat, Andriansyah Gumay mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi pilar Kesehatan, yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat dan edukasi gizi.

Kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka stunting, dengan membagikan paket vitamin bagi ibu dan anak.

“Kesehatan menjadi salah satu hal yang utama bagi masyarakat dan tentunya menjadi fokus WOM Finance juga dalam melaksanakan kegiatan CSR. Terlebih menyangkut kesehatan ibu dan anak. Dan dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas kesehatan sehingga kekurangan gizi yang selama ini terjadi bisa sedikit demi sedikit teratasi demi tumbuh kembang ibu dan anak yang sehat,” kata dia.

Kepala Puskesmas Kelurahan Pelindung Hewan, dr. Riyanti menjelaskan, jika stunting dapat dilakukan pada 1.000 hari pertama anak dari setelah lahir.

"Kehidupan anak di 1.000 hari pertamanya itu sangat mempengaruhi, kedepannya apa akan menjadi stunting atau tidak," kata Riyanti.

Dia mengaku di puskesmas yang dipimpinnya, sempat menjadi wilayah yang paling banyak terdapat anak yang alami stunting. Dengan penanganan yang dikolaborasikan banyak pihak, kasus stunting tersebut kini telah menurun.

baca juga

Untuk antisipasi adanya stunting kembali di wilayahnya, Riyanti menggalakan program Chating yang artinya pencegahan stunting. Pada program tersebut, para warga diminta turut aktif di lingkungan dan melaporkan jika didapati anak yang alami stunting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WOM Finance Cetak Laba Bersih Rp 80 Miliar di Semester I 2022

WOM Finance Cetak Laba Bersih Rp 80 Miliar di Semester I 2022

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:04 WIB

Intip Cara WOM Finance Tingkatkan Pembiayaan

Intip Cara WOM Finance Tingkatkan Pembiayaan

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2022 | 09:25 WIB

100 Anak Antusias Mengikuti Khitan Massal Gratis WOM Finance di SMK Bina Nusantara Semarang

100 Anak Antusias Mengikuti Khitan Massal Gratis WOM Finance di SMK Bina Nusantara Semarang

Semarang | Sabtu, 02 Juli 2022 | 18:23 WIB

Terkini

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:28 WIB

Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak

Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:22 WIB

Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje

Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:11 WIB

Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi

Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:04 WIB

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:58 WIB

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:50 WIB

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:59 WIB

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Riau | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:23 WIB

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:11 WIB

×