Siapa Sosok Raden Saleh Hingga Filmnya Populer dan Sedot Perhatian Masyarakat

Suara Cianjur | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 16:05 WIB
Siapa Sosok Raden Saleh Hingga Filmnya Populer dan Sedot Perhatian Masyarakat
Raden Saleh (Foto Istimewa - Doc. Wikipedia)

SuaraCianjur.id- Seminggu sudah tayangan film Mencuri Raden Saleh yang kerap mencuri perhatian publik hingga menjadi salah satu film popular di bioskop saat ini. 

Selain karena jalan cerita yang menarik serta didukung aktor yang hebat, film ini menjadi magnet yang menyedot perhatian masyarakat Indonesia. Termasuk sosok dari Raden Saleh sendiri yang membuat banyak orang penasaran. 

Dalam sinopsisnya sendiri, film ini menceritakan mengenai sekelompok anak muda yang menerima misi untuk menukar lukisan 'Penangkapan Pangeran Diponegoro' karya Raden Saleh.

Banyak yang bertanya siapa sosok Raden Saleh sbetulnya?

Raden Saleh Syarif Bustaman ini menjalani hidup pada tahun 1807-1880. beliau merupakan keturunan bangsawan kelahiran Terboyo, Semarang, Jawa Tengah.

Raden Saleh sendiri merupakan anak dari Sayyid Hoesen bin Alwi bin Awal bin Jahja dan ibunya Mas Adjeng Zarip Hoesen.

Melansir dari Galeri Nasional Indonesia,  Raden Saleh memiliki baka tersendiri dan ditemukan oleh pelukis asal Belgia yang tinggal di Jawa, bernama A.A.J Payen.

Seiring berjalannya waktu, Raden mulai dikenal sebagai pelukis yang memiliki gaya romantisme yang tinggi. Hingga kini lukisan Raden Saleh telah menjadi simbol bagi para pelukis di era modern yang ada sekarang.

Raden Saleh juga didukung oleh Prof. Reinward, ahli seni lukis dan botani perancang Kebun Raya Bogor dan Gubernur Jenderal Van der Capellen.

Pada tahun 1830 Raden Saleh sempat mengenyam ilmu melukis di Belanda. Ia banyak belajar melukis potret dari Cornelius Kruseman, yang saat itu seringkali menerima pesanan langsung dari pemerintah dan keluarga kerajaan.

Ketika dirinya di Belanda, Raden Saleh berkesempatan untuk menggelar pameran pertamanya di Den Haag dan Amsterdam di tahun 1840-an.

Selain di Belanda, Raden Saleh sempat belajar dan berkarya di Prancis sejak 1844 hingga 1851, sebelum akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Hindia Belanda dan mulai dikenal dengan lukisan 'Penangkapan Pangeran Diponegoro' miliknya.

Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro ini, seperti dilansir dari laman cagarbudaya.kemdikbud.go.id, merupakan hasil lukisan yang menjadi respon terhadap karya Nicolaas Pieneman.

Pieneman saat itu membuat  lukisan yang menggambarkan peristiwa penangkapan Pangeran Diponegoro yang dilakukan oleh Pemerintah Belanda.

Unsur yang ditonjolkan dari penangkapan Diponegoro itu, adalah penggambaran rasa nasionalisme sang pahlawan, Ketika melihat kesengsaraan yang dialami pejuang di tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Ari Irham, Ketampanannya Bikin Meleyot di Film Mencuri Raden Saleh

Profil Ari Irham, Ketampanannya Bikin Meleyot di Film Mencuri Raden Saleh

Entertainment | Jum'at, 02 September 2022 | 12:22 WIB

Profil Timnas Belanda, Tim yang Diklaim Spesialis Runner Up Setelah Gagal Juara di Tiga Final Piala Dunia

Profil Timnas Belanda, Tim yang Diklaim Spesialis Runner Up Setelah Gagal Juara di Tiga Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 01 September 2022 | 22:23 WIB

KNVB Gelar Festival Oranje di Indonesia, Ada Acara Nobar Bareng Legenda Belanda

KNVB Gelar Festival Oranje di Indonesia, Ada Acara Nobar Bareng Legenda Belanda

Bola | Kamis, 01 September 2022 | 18:39 WIB

Terkini

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:16 WIB

35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi

35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:10 WIB

Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura

Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:07 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang

Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang

Banten | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:07 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan

Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan

Jabar | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius

Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid

SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid

Riau | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:59 WIB

Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow

Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:56 WIB