Astaga! 12 Murid SD di Cianjur Positif Terpapar HIV/AIDS Kok Bisa?

Suara Cianjur

Sabtu, 03 September 2022 | 13:39 WIB
Astaga! 12 Murid SD di Cianjur Positif Terpapar HIV/AIDS Kok Bisa?
Ilustrasi HIV/AIDS (Foto Ilustrasi / Yayasan AIDS Indonesia)

SuaraCianjur.id- Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cianjur, Hilman memberikan konfirmasi kalau ada belasan siswa sekolah dasar (SD) yang positif HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur.

Dari data terbaru itu disebutkan oleh Hilman, sebanyak 12 murid SD yang ada di Cianjur berstatus positif HIV/AIDS. Penyebabnya diduga lantaran pemaparan dari orang tuanya.

Dengan temuan tersebut maka Kementerian Sosial (Kemensos) segera bertindak untuk menangani kasus temuan tersebut.

Rata-rata siswa yang terpapar virus HIV/AIDS berumur dikisaran 10 hingga 12 tahun atau mereka yang sedang duduk di bangku kelas lima dan enam SD.

“Terdata anak penderita HIV/AIDS sebanyak 12 siswa yang tersebar di sejumlah SD di Kabupaten Cianjur. Mereka terpapar dari orang tuanya masing-masing,” ungkap Hilman, Kamis (31/8/2022) kemarin.

Hilman menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan VCT atau test sukarela terhadap orang tuanya, diketahui para siswa SD tersebut mengidap virus yang mematikan tersebut.

“Sebagian besar siswa yang terpapar itu anak yatim piatu, karena orangtuanya sudah pada meninggal karena kena HIV/AIDS juga, juga beberapa diantaranya merupakan anak tidak mampu secara ekonomi,” beber Hilman.

Selain menjamin pasokan obat yang perlu dikonsumsi secara rutin, KPA Cianjur berupaya melakukan penggalangan dana agar bisa membantu biaya sekolah dan kebutuhan hidup mereka.

“Sangat bersyukur ada warga yang bersedia membantu secara rutin, baik bantuan uang juga kebutuhan sehari-hari, seperti paket sembako,” ujar Hilman.

baca juga

Para siswa tersebut belum mengetahui jika dirinya positif. Kendati demikian mereka saat ini masih dalam kondisi yang sehat.

“HIV/Aids itu tidak berbahaya selama tidak ada penyakit bawaan dan pola hidup yang kurang sehat,” tutupnya.

Sementara itu, Pengelola Program KPA Kabupaten Cianjur, Silmi Kaffah, menyebut ada peningkatan kasus dari tahun sebelumnya dalam kasus HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur.

Dari data tercatat peningkatan itu mencapai 119 orang penderita di tahun 2022.

“Sepanjang 2021 ada 109 orang. Sekarang baru setengah jalan angkanya sudah mencapai 119 orang, dan diprediksi terus naik sampai akhir tahun,” terang Silmi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh, SD Negeri di Cianjur Kurang Fasilitas Penunjang, Murid Belajar di Lantai Sampai Tertidur

Waduh, SD Negeri di Cianjur Kurang Fasilitas Penunjang, Murid Belajar di Lantai Sampai Tertidur

Cianjur | Jum'at, 02 September 2022 | 14:59 WIB

Dinsos Cianjur menemui TKW yang menerima kekerasan dari majikannya saat bekerja di Dubai.

Dinsos Cianjur menemui TKW yang menerima kekerasan dari majikannya saat bekerja di Dubai.

Cianjur | Kamis, 01 September 2022 | 13:13 WIB

Angka Terbesar Penderita HIV/AIDS di Cianjur Ternyata dari Gay , Pemkab Diminta Lakukan Deteksi Dini

Angka Terbesar Penderita HIV/AIDS di Cianjur Ternyata dari Gay , Pemkab Diminta Lakukan Deteksi Dini

Cianjur | Kamis, 01 September 2022 | 10:30 WIB

PPNI Jawa Barat Sosialisasikan Progja Terintegrasi, Budiman : 'PPNI Lakukan Tranformasi Manajemen Dari Tradisional Ke Modern'

PPNI Jawa Barat Sosialisasikan Progja Terintegrasi, Budiman : 'PPNI Lakukan Tranformasi Manajemen Dari Tradisional Ke Modern'

Cianjur | Kamis, 01 September 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×