Suasana Duka Pasca Tragedi Cekam Stadion Kanjuruhan, Tangis Anak Pecah saat Jenazah Pasutri Dimakamkan

Suara Cianjur

Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:50 WIB
Suasana Duka Pasca Tragedi Cekam Stadion Kanjuruhan, Tangis Anak Pecah saat Jenazah Pasutri Dimakamkan
Situasi di Stadion Kanjuruhan Malang usai Pertandingan Arema FC vs Persebaya (Foto Istimewa / Suara.com / ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

SuaraCianjur.id- Tragedi yang terjadi si Tadion Kanjuruhan, Malang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Diantara para korban yang meninggal, ada pasangan suami istri bernama Muhammad Yulianto (40) dan Devi Ratna Sari (30).

Keduanya meninggal akibat kericuhan yang meletus usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam.

Melansir dari SuaraMalang, kedua jenazah dari warga Kelurahan Bareng Kota Malang itu dimakamkan dalam satu liang, di tempat pemakaman umum setempat, pada hari Minggu (2/10/2022).

Warga turut mengiring pemakaman jenazah kedua pasutri itu. Sekitar pukul 09.30 WIB prosesi pemakaman dimulai.  Kedua jenazah dimasukkan bergantian, dimulai dari jenazah Yulianto kemudian disusul dengan jenazah istrinya.

Putra korban bernama Muhammad Alfiansyah (11) turut dalam prosesi pemakaman tersebut.

Dirinya tampak tegar melihat kepergian kedua orang tuanya. Disampingnya ada kerabat yang terus menguatkan dan sesekali mengelus punggung.

Tangis dari Alfiansyah pecah saat adzan berkumandang, termasuk pihak keluarga dan kerabat lainnya.

Tetangga korban, Rudi menuturkan sangat kaget dengan peristiwa yang menimpa pasangan suami istri tersebut.

"Kami tak menyangka, sangat terkejut," ujarnya usai pemakaman, dikutip dari SuaraMalang.id, Minggu (2/10/2022).

baca juga

Menurutnya, kedua pasture tersebut adalah pasangan yang baik dan juga aktif. Bahkan kerap terjun untuk melakukan aksi sosial warga. Mereka berdua adalah pengurus RT setempat.

"Sering kerjabakti, aktif di kegiatan sosial," kata dia.

Kerabat korban lainnya bernama Doni (43) mengatakan, ada sejumlah 20 warga di lingkungan RT setempat yang turut menyaksikan pertandingan Aream dan Persebaya.

"Jadi kita satu RT 14 ini ada 20 orang warga yang menonton langsung pertandingan. Kami menonton di Tribun 14," jelasnya.

Suasana Pasca Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan ; Tragedi Kanjuruhan [Foto Istimewa / Suara.com / ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc]
Suasana Pasca Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan ; Tragedi Kanjuruhan (sumber: Foto Istimewa / Suara.com / ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc)

Seperti yang diketahui, tragedi tersebut bermula saat ribuan pendukung Arema FC merengsek masuk ke lapngan, usai Arema FC mengalami kekalahan dari Persebaya dengan skor 2-3.

Para pemain dan seluruh ofisial Persebaya Surabaya langsung meninggalkan Stadion Kanjuruhan dengan menggunakan empat unit kendaraan Barakuda milik kepolisian.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pendukung Arema FC merasa kecewa sehingga beberapa suporter turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Aparat keamanan yang sedang bertugas, melakukan upaya pencegahan supaya para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar para pemain. Dalam proses tersebut, para petugas melakukan tembakan gas air mata.

Nico menjelaskan, jika penembakan gas air mata tersebut dilakukan akibat para pendukung Arema FC melakukan tindakan anarkis yang membahayakan keselamatan para pemain dan jajaran ofisial.

"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar, kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," jelas Nico.

Sumber: Suara.com / Kontributor : Aziz Ramadani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Kanjuruhan Viral Sampai China, Video Ricuh Disebar Media Lokal

Tragedi Kanjuruhan Viral Sampai China, Video Ricuh Disebar Media Lokal

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:30 WIB

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Haruskah Petugas Lemparkan Gas Air Mata? Simak Poin Aturan FIFA Ini

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Haruskah Petugas Lemparkan Gas Air Mata? Simak Poin Aturan FIFA Ini

Cianjur | Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:25 WIB

Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Tegaskan Ini Kepada Menpora, Kapolri dan Ketum PSSI

Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Tegaskan Ini Kepada Menpora, Kapolri dan Ketum PSSI

Cianjur | Minggu, 02 Oktober 2022 | 11:48 WIB

Terkini

Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi

Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:04 WIB

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:58 WIB

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:50 WIB

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:59 WIB

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Riau | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:23 WIB

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:11 WIB

Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri

Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri

Riau | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:08 WIB

PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi

PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:05 WIB

Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil

Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:53 WIB

Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat

Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat

Sumsel | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:46 WIB

×