Ketika Ferdy Sambo menjadi Kadiv Propam Brigadir J diminta untuk menjadi ajudannya. Setelah menjadi ajudannya, Brigadir J kembali diperintah untuk mengawal Putri Candrawathi.
"Setelah dia ikut jadi ajudan, diberikan untuk mengawali istrinya. Tentunya dia terbaik makanya dikasih untuk mengawal istrinya, tidak mungkin Ferdy Sambo ingin menjerumuskan istrinya,” kata dia.
Tak hanya itu, Kamaruddin juga turut membeberkan ketika Brigadir J dipilih menjadi anggota Satgas Merah Putih. Itu artinya Brigadir J adalah anggota yang baik.
“Dipilih lagi menjadi anggota Satgas Merah Putih, artinya dia terbaik, makanya dia sampai kepada Satgas Merah Putih. Lalu mereka bunuh secara terencana," ungkap Kamaruddin.
Justru sebuah keanehan bagi Kamaruddin terhadap asisten dari Ferdy Sambo. Menurutnya sangat aneh jika ada seorang asisten yang setiap minggunya pergi ke tempat hiburan malam.
"Mengherankan kalau asisten rumah tangga, sampai memonitor sampai ke kelab. Pertanyaannya ada nggak asisten rumah tangga, setiap hari pergi ke kelab atau setiap minggu. Itu kan jadi pertanyaan berarti ada yang ngajar-ngajarin dia untuk ngomong begitu," ungkap Kamaruddin. (*)