Makin Kuat Kebohongan Soal Pelcehan Seksual Putri Candrawathi oleh Brigadir J, 2 Orang Ini Tak Pernah Lihat

Suara Cianjur | Suara.com

Kamis, 10 November 2022 | 16:43 WIB
Makin Kuat Kebohongan Soal Pelcehan Seksual Putri Candrawathi oleh Brigadir J, 2 Orang Ini Tak Pernah Lihat
Dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi masih belum bisa dibuktikan dan hal itu semakin kuat ketika dua orang art nya tidak pernah melihat kejadian itu. (Foto: Dok Suara.com/Rakha)

SuaraCianjur.id- Skenario Putri Candrawathi dilecehkan oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat terus digaungkan oleh Ferdy Sambo dalam kasus dugaan pembunuhan berencana ini.

Namun terbaru terungkap tidak ada yang emlihat secara persis soal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J itu.

Termasuk kedua saksi mata yang katanya melihat Putri dilecehkan ketika berada di rumah Magelang.

Terdakwa Kuat Maruf dan juga asisten rumah tangganya beranama Susi, kompak mengakui kalau mereka berdua tidak melihat kejadian dugaan pelecehan yang dilakukan almarhum kepada Putri Candrawathi.

Alasan ini jga kerap digunakan Ferdy Sambo sebagai alasan untuk pembelaan dirinya.

Kuasa Hukum dari Kuat Maruf bernama Irwan Irawan mengatakan kalau kliennya itu tak pernah menyebut secara terang-terangan, jika dirinya melihat soal pelecehan seksual.

Bahkan dirinya tak tahu menahu soal itu.

"Tidak sama sekali tahu, dia tidak tahu," kata Irwan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11).

Kuat Maruf hanya mengatakan kalau dirinya melihat Putri Candrawathi sudah terkapar dengan kondisi badan yang lemas.

Ketika itu dirinya melihat Putri berada di samping tumpukan cucian yang ada di sebelah kamar mandi.

"Dia hanya mendapatkan Ibu di depan kamar mandi, tergeletak dekat pakaian cuci," ucap Irwan.

Bahkan Kuat Maruf juga sempat langsung menanyakan kepada Brigadir J soal dugaan pelecehan tersebut. Tapi taka da jawaban pasti.

"Jadi dua kali pertemuan, dua kali si Jo (Yosua) mau menjelaskan, dua kali didatangi sama Kuat, dua kali juga dia meninggalkan tempat. Jadi tidak sempat ada pembicaraan terkait penjelasan apa yang sebenarnya terjadi. Tidak ada," kata dia.

Termasuk dengan keterangan dari Susi. Dirinya mengaku kalau tak tahu menahu soal pelecehan yang dilakukan Brigadir J.

Hal itu terungkap ketika Jaksa sukses menggali dari pengakuan Susi saat bersaksi dalam sidang, di hari Rabu (9/11) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kamaruddin Simanjuntak Beri Saran ke Ferdy Sambo Latihan Jadi Orang Gila Ketimbang Tebar Fitnah

Kamaruddin Simanjuntak Beri Saran ke Ferdy Sambo Latihan Jadi Orang Gila Ketimbang Tebar Fitnah

| Kamis, 10 November 2022 | 15:00 WIB

Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan

Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan

| Kamis, 10 November 2022 | 12:01 WIB

Tebaran Fitnah dari Kubu Ferdy Sambo ke Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Berang: Orang Ini Layak Dihukum Mati

Tebaran Fitnah dari Kubu Ferdy Sambo ke Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Berang: Orang Ini Layak Dihukum Mati

| Kamis, 10 November 2022 | 11:01 WIB

Terkini

Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama

Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 05:30 WIB

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 04:50 WIB

5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok

5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok

Jakarta | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:49 WIB

Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!

Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:30 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong

7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong

Jakarta | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:26 WIB

Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?

Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?

Jakarta | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:15 WIB

18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah

18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah

Sumsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:55 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap

Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap

Kalbar | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:40 WIB

Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M

Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M

Banten | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:36 WIB