SuaraCianjur.Id- Seblak adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Makanan ini terbuat dari kerupuk yang dicampur dengan bumbu pedas seperti cabai, bawang, dan rempah-rempah lainnya.
Selain itu, seblak juga bisa ditambahkan dengan bahan tambahan seperti tahu, telur, mie, atau daging sapi.
Asal-usul seblak tidak diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan muncul pada akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20.
Pada masa itu, Bandung merupakan kota yang padat penduduknya dan memiliki banyak pedagang makanan jalanan.
Salah satu pedagang makanan jalanan yang terkenal adalah seorang perempuan yang menjual kerupuk bawang dan kerupuk cabai di sekitar Jalan Cihampelas.
Pada saat itu, kerupuk yang dijual masih dalam bentuk kering dan keras. Namun, pada suatu hari, sang pedagang mencoba untuk merebus kerupuk dengan bumbu-bumbu pedas seperti cabai, bawang, dan rempah-rempah lainnya.
Hasilnya, kerupuk menjadi lembut dan bumbu-bumbu tersebut menyerap ke dalam kerupuk, sehingga menghasilkan rasa yang pedas dan gurih.
Makanan ini semakin populer di kalangan penduduk Bandung pada tahun 1960-an. Pada saat itu, muncul variasi baru dari seblak yaitu seblak basah dan seblak kering.
Seblak basah menggunakan kuah kaldu yang terbuat dari tulang sapi dan rempah-rempah, sedangkan seblak kering hanya menggunakan bumbu-bumbu pedas tanpa kuah. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Goodnewsfromindonesia