SUARA CIANJUR – Kompetisi BRI Liga 1 musim 2023/2024 baru saja dimulai. Beberapa klub sudah melakoni pertandingan pertamanya.
Meski demikian, publik menyoroti beberapa klub yang menggunakan sponsor yang terkait dengan perjudian.
“Tersisa Persikabo 1973 yang masih menampilkan hal tersebut. Walaupun pihak klub berdalih itu merupakan website berita,” ujar akun Instagram @theindonesiafootball, dikutip Minggu (2/7/2023).
Meski demikian, beberapa klub dikabarkan sudah tidak lagi menggunakan sponsor berbau perjudian.
“Beberapa klub seperti Arema FC, Borneo FC, PSIS Semarang sudah tidak lagi menampilkan sponsor klub terkait perjudian,” tulisnya.
Kondisi ini menuai pro kontra publik. Ada yang menilai bahwa Indonesia tidak konsisten menerapkan aturan.
“Giliran sponsor rokok aja dilarang, judi malah boleh,” komen salah satu netizen.
Klo mau Brantas Jagan cuma di bola aja tapi semua . Itu artis selebgram promo sampe ke cara main dan trik" nya di posting di media sosial masing", ujar netizen lainnya.
Di sisi lain ada juga menilai agar sponsor terkait judi dilegalkan.
Baca Juga: Kapan Tahun Baru Islam 2023? Ini Jadwal dan Amalan di Bulan Muharram
“Udah lah legalin aja seponsor judi ... Ga mau kan club club di indoensia krisis finansial?,” komen netizen lainnya.
Sementara itu, beberapa laga sudah dilakukan. Terbaru, Persib Bandung ditahan imbang oleh Madura United di laga perdannya yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (*)