cianjur

Berbincang Masalah Ranjang: Apakah Disfungsi Ereksi Bisa Sembuh? Ini Kata Dokter

Suara Cianjur Suara.Com
Minggu, 09 Juli 2023 | 08:00 WIB
Berbincang Masalah Ranjang: Apakah Disfungsi Ereksi Bisa Sembuh? Ini Kata Dokter
Apakah disfungsi ereksi dapat disembuhkan? Ini kata dokter. Foto hanyalah sebuah ilustrasi ((Freepik/wayhomestudio))

SUARA CIANJUR - Banyak suami yang mengalami disfungsi ereksi, yang membuat mereka tidak mampu memuaskan istri saat berhubungan intim, sehingga sering merasa kecewa.

Pertanyaannya, apakah disfungsi ereksi bisa disembuhkan?

Dokter Spesialis Urologi dari Eka Hospital BSD, dr. Dyandra Parikesit, menjelaskan bahwa disfungsi ereksi adalah kondisi di mana penis tidak bisa ereksi atau tidak dapat mempertahankan ereksi untuk melakukan hubungan intim yang memuaskan.

Tingkat keparahan disfungsi ereksi bisa bervariasi, mulai dari gangguan minimal ereksi hingga ketidakmampuan untuk ereksi sama sekali.

Mengutip dari Suara.com, "Pada kasus ini, kebanyakan pria merasa malu untuk memeriksakan diri dan menimbulkan banyak masalah mulai dari kehidupan seksual hingga kesehatan mental. Padahal penyakit ini semakin berisiko dialami saat bertambah usia," tutur dr. Dyandra.

Dr. Dyandra mengatakan bahwa banyak pria merasa malu untuk memeriksakan diri ketika mengalami masalah ini, padahal disfungsi ereksi bisa disembuhkan dan diobati tergantung pada penyebab dan masalah utamanya.

"Ada beberapa obat-obatan serta terapi lain yang mungkin bisa Anda lakukan, tergantung dari permasalahan utama yang menyebabkan disfungsi ereksi tersebut," jelasnya.

Sebelum memberikan pengobatan, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi kondisi pasien.

Dokter juga akan menanyakan obat-obatan yang dikonsumsi dan gaya hidup yang dijalani.

Baca Juga: Beberapa Nama Politisi Mendadak Hilang di Kasus Korupsi BTS, Ada Apa?

Setelah itu, dokter dapat meresepkan obat, melakukan suntikan langsung ke penis, atau memberikan terapi lain seperti terapi hormon, Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT), suntikan intrakavernosa, atau penggunaan alat bantu pompa vakum ereksi.

"Dokter juga dapat merekomendasikan untuk melakukan sesi terapi dengan psikolog jika dirasa gangguan disfungsi ereksi disebabkan karena masalah mental," ungkapnya.

Namun, jika disfungsi ereksi disertai dengan kondisi seperti darah tinggi dan diabetes, penanganannya mungkin akan lebih rumit dan mendetail.

Beberapa penyebab disfungsi ereksi antara lain stres, kelelahan, gangguan hormon, masalah pembuluh darah, obesitas, kurang olahraga, merokok, minum alkohol, dan riwayat penyakit tertentu. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI