SUARA CIANJUR - Usulan untuk mengangkat Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sebagai calon Wakil Presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto telah mencuat.
Namun, persetujuan atas usulan ini masih membutuhkan diskusi lebih lanjut antara Prabowo dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, seperti yang diungkapkan oleh Prabowo.
Habiburokhman, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, mengakui bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian telah diusulkan sebagai pendamping Prabowo.
Namun, masih terdapat dinamika yang perlu dipertimbangkan sebelum keputusan akhir diambil.
"Mungkin sekali sudah diusulkan," ujar Habiburokhman, dalam kesempatan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (10/7/2023).
Selain Airlangga Hartarto, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, juga diajukan sebagai calon cawapres.
Habiburokhman mengingatkan bahwa keputusan mengenai siapa yang akan ditetapkan sebagai cawapres akan dibahas oleh Prabowo bersama Muhaimin Iskandar.
Meskipun Airlangga Hartarto dan Erick Thohir merupakan tokoh yang memiliki pengaruh dan rekam jejak yang kuat di bidang politik dan ekonomi, terdapat beberapa pertimbangan yang perlu dipertimbangkan sebelum menetapkan cawapres yang ideal. (*)
Baca Juga: Kembalinya Anas Urbaningrum untuk Meramaikan Politik Indonesia