SUARA CIANJUR - Kasus kontroversi yang menyangkut Panji Gumilang terus bergulir, namun tim Suara Cianjur menemukan salah satu video yang beredar dan berisi konten hoax.
Video tersebut diunggah di akun Youtube Kabar News, dengan menggunakan judul "WANITA INI NG4KU JADI K0RBAN S3K$ PANJI G, DI4NC4M DIBVNUH JIKA M£NOLAK".
Unggahan tersebut diposting pada hari Selasa, 11 Juli 2023. Video berdurasi 8 Menit 3 detik ini telah ditonton sebanyak 720 kali pengulangan tayangan.
Lalu, mengapa video tersebut dikatakan hoax? Ini temuan yang ditemukan oleh tim Suara Cianjur.
Melalui judul, tim Suara Cianjur melihat ada potensi clickbait atau menjerumuskan.
Setelah dilakukan penelusuran lewat memerhatikan video dari awal hingga akhir, tim menemukan beberapa kejanggalan.
Kejanggalan tersebut adalah ketidaksesuaian isi berita dari judul dan isi video.
Pasalnya, isi dalam video tersebut hanyalah berisi potongan-potongan video yang menjelaskan tentang seorang walisantri yang menceritakan anaknya kekurangan gizi karena terus makan roti gandum di Ponpes Al-Zaytun.
Baca Juga: Wacana PNS Part Time, Begini Syarat dan Cara Daftarnya
Selain penjelasan walisantri tentang kekurangan gizi, terdapat potongan video yang menceritakan bahwa ada staf atau pegawai Pondok Pesantren Al-Zaytun yang menjadi korban pelecehan seksual oleh Panji Gumilang.
Setelah dilakukan penelusuran, potongan video tersebut didapat dari youtube Tvonenews yang diunggah pada tanggal 9 Juli 2023.
Kesimpulan:
Tidak ditemukan kebenaran dan narasi yang menjurus ke seorang wanita yang mengaku jadi korban seks Panji Gumilang dan diancam dibunuh jika menolak.
Kesimpulan dari penelusuran diatas adalah video tersebut dikatakan hoax. (*)