SUARA CIANJUR - Gunung Padang, sebuah situs arkeologi yang terletak di Kecamatan Karyamukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah menjadi sorotan dunia akademik dan masyarakat sejak beberapa tahun terakhir.
Situs ini telah mengundang minat para ahli, arkeolog, dan peneliti dari berbagai negara karena menghadirkan beberapa misteri yang menggugah rasa ingin tahu. Sebagai salah satu situs megalitikum terbesar di Indonesia, Gunung Padang membawa banyak pertanyaan dan kebingungan tentang sejarah asal usulnya.
Dalam artikel ini, kami akan mengupas beberapa misteri Gunung Padang dan menyertakan pandangan beberapa ahli yang terlibat dalam penelitian tersebut.
1. Struktur Piramida Purba
Salah satu misteri paling menarik dari Gunung Padang adalah struktur piramida purba yang ditemukan di situs ini. Dalam survei awal menggunakan teknologi pemetaan bawah tanah (ground-penetrating radar) pada tahun 2011, ditemukan bahwa di bawah bukit di Gunung Padang terdapat susunan batu-batu besar yang membentuk struktur mirip piramida.
Struktur ini mencakup beberapa tingkat dan menimbulkan pertanyaan apakah itu adalah bagian dari kompleks keagamaan, observatorium astronomi, atau tempat pemakaman kuno. Menurut arkeolog Indonesia, Dr. E. Wahyu Saptomo, struktur piramida tersebut mengandung kompleksitas arsitektur yang menantang pandangan sebelumnya tentang sejarah awal peradaban di Indonesia.
Namun, beberapa arkeolog lain, seperti Prof. Dr. Truman Simanjuntak, lebih hati-hati dalam menyimpulkan bahwa lebih banyak penelitian diperlukan untuk memastikan sifat sebenarnya dari struktur tersebut.
2. Peninggalan Zaman Es Batu
Penemuan artefak batu yang diperkirakan berusia ribuan tahun di Gunung Padang menambah keanehan situs ini. Beberapa batu yang diukir dengan simbol-simbol aneh dan geometris menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan adanya peradaban maju di masa lalu yang mungkin tidak diketahui oleh sejarah resmi.
Baca Juga: Viral Pria di Malang Diduga Sengaja Tukar Sepatu Miliknya dengan Jemaah Lain di Masjid: Gak Malu
3. Tanggal Usia Situs yang Kontroversial
Usia Gunung Padang juga menjadi perdebatan sengit di kalangan akademisi. Beberapa penelitian menggunakan metode penanggalan radiokarbon pada sampel organik dari situs ini mengindikasikan bahwa Gunung Padang sudah ada sejak 3.000 hingga 6.500 tahun yang lalu, menjadikannya salah satu situs megalitikum tertua di dunia.
Namun, ahli geologi dari Badan Geologi Indonesia, Dr. Andang Bachtiar, menyatakan bahwa metode penanggalan yang tepat harus diaplikasikan pada bahan-bahan tertentu untuk memastikan keakuratan tanggal usia Gunung Padang.
Gunung Padang tetap menjadi misteri yang menarik dan kompleks bagi dunia arkeologi. Situs ini menimbulkan berbagai pertanyaan tentang sejarah awal peradaban Indonesia dan kehidupan manusia di masa lalu.
Meskipun banyak teori dan spekulasi tentang situs ini, penelitian lebih lanjut dan pendekatan ilmiah yang tepat diperlukan untuk mengungkap misteri di balik Gunung Padang.