SUARA CIANJUR - Posisi kiper Persib Bandung di masa depan kemungkinan akan diisi oleh Putra Sheva Sanggasi jika terus diberi kesempatan bermain.
Putra Sheva merupakan kiper yang diambil dari akademi Persib Bandung cabang Kota Cimahi.
Pelatih Persib Bandung, Luizinho Passos tertarik dengan kemampuan Putra Sheva sehingga ia ditarik dari akademi.
Kemampuan dari pemain kelahiran 1 Mei 2004 itu memiliki potensi yang cukup besar untuk menjaga gawang Persib Bandung.
"Sheva adalah pemain masa depan. Dia punya banyak kemampuan (teknik dan fisik). Mentalitasnya juga cukup bagus. Dia berani ketika berhadapan dengan para seniornya. Akademi PERSIB punya banyak kiper bagus," katanya seperti dikutip dari laman resmi persib.co.id pada Senin, 31 Juli 2023.
Kendati demikian, Passos berharap Shewa bisa tidak puas dengan pencapaiannya menjadi skuad utama Persib Bandung.
Dirinya berharap, Sheva bisa terus melanjutkan kerja kerasnya selama latihan dan mengambil setiap pelajaran di dalamnya.
"Tentu saja, Sheva masih 19 tahun dan perjalanannya masih panjang. Dia harus terus bekerja keras, fokus dan banyak belajar. Penting juga untuk dia bisa ambil banyak pengalaman mulai dari latihan atau pertandingan," ucapnya.
Fakta Menarik Putra Sheva
![Putra Sheva sedang menangkap bola saat sesi latihan [Persib.co.id]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2023/07/31/1-sheva-persik-28072023-brly.jpg)
1. Pernah Menjadi Striker
Baca Juga: Menerka Arah Dukungan Rizieq Shihab Soal Capres 2024, Dukung Prabowo Lagi?
Usut punya usut ternyata Sheva pernah menjadi seorang striker ketika masih bermain di Sekolah Sepakbola (SSB) pada 2018.
Ia yang waktu itu memiliki berat badan 100 kilogram jarang dimainkan oleh pelatih.
Hal tersebut membuat dirinya merasa putus asa dan memilih untuk berhenti bermain sepakbola.
"Sekitar tahun 2018, saya waktu itu masih menjadi striker, tapi berat badan saya sekitar 100 kg. Saya jadi susah bergerak, sedangkan di SSB, saya ketemu banyak saingan jadi pelatih pilih pemain lain. Buat saya, itu saat-saat yang sangat susah yang akhirnya bikin saya berhenti main sepakbola," kata dia.
2. Alasan Menjadi Kiper
Kecintaannya terhadap sepakbola membuatnya kembali merumput di lapangan hijau.