SUARA CIANJUR – Sepak bola Indonesia sempat dibuat heboh dengan adanya beberapa pemain yang meingkuti pendidikan polisi. Namun, bek Persija Jakarta Rio Fahmi, mengatakan bahwa dirinya tidak berminat untuk mengikutinya meski sudah mendapatkan penawaran.
"Tawaran ada, tapi kalau saya yang pertama masih terikat profesional kontrak dengan Persija. Kedua, saya memang mengurungkan niat saya untuk menjadi polisi," jelas Rio Fahmi, dikutip dari laman instagram @timnas.ig, Rabu (2/8/2023).
Pemain berposisi sebagai bek sayap ini menegaskan bahwa dirinya bercita-cita untuk menjadi seorang pemain bola, buka polisi.
"Kenapa? Karena saya tidak terlalu mau (jadi polisi) lantaran dari kecil cita-cita saya menjadi pemain sepakbola," sambungnya.
Meski demikian, Rio Fahmi tidak menampik bahwa dirinya tidak akan menolak jika ada tawaran untuk menjadi PNS.
"Lalu Pak Presiden juga menawarkan kami termasuk saya untuk menjadi PNS. Nah mungkin saya dan teman-teman lain yang tidak jadi polisi bisa menjadi pegawai PNS," pungkas Rio Fahmi.
Ungkapan ini sontak mendapat reaksi dari netizen.
"Itu baru pemain top..," komen salah satu netizen.
Seperti yang diketahui, beberapa berlabel timnas saat ini mengikuti pendidikan kepolisian. Terdapat sembilan nama pemain, diantaranya adalah Muhammad Ferarri, Ananda Raehan, Kakang Rudianto, dan yang lainnya.
Baca Juga: Rachel Vennya Ajarkan Bagian Intim ke Anak Malah Dicibir Warganet, Kenapa?
Dampaknya, para pemain tersebut tidak dapat membela klubnya masing-masing dalam kurun waktu yang cukup lama.
Rio Fahmi saat ini tengah menjadi bek andalan dari Persija Jakarta. Dirinya diharapkan mampu memberikan variasi sorangan dengan umpan-umpan terbaiknya. (*)