SUARA CIANJUR - Erick Thohir, menteri BUMN dan tokoh ternama dalam dunia bisnis dan politik, baru-baru ini mengunjungi Kota Bandung, salah satu kota dengan ragam kuliner yang kaya.
Selama kunjungannya, Erick Thohir tidak hanya berfokus pada urusan bisnis dan politik, tetapi juga mengeksplorasi wisata kuliner khas Bandung.
Terlihat jelas bahwa Erick Thohir memiliki rekomendasi makanan favoritnya di Bandung, hal ini terlihat melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.
"Ini salah satu tempat favorit kalau lagi di Bandung. Kearifan lokal dan rasa autentik bikin pengen balik lagi ke Bandung. Yang lagi di Bandung, jangan kelewat cobain Batagor, Bola Ubi dan Es Oyen biar #EnakTerusss," tulisnya dikutip dari Instagram @erickthohir pada Senin (7/8/2023),
Dalam video tersebut, terlihat bahwa salah satu tempat kuliner favorit Erick Thohir di Bandung adalah Batagor Kingsley.
Batagor merupakan makanan khas Bandung yang terdiri dari bakso tahu goreng, dan Erick Thohir mengakui kearifan lokal dan cita rasa otentik dari makanan ini yang membuatnya ingin kembali lagi ke Bandung.
Ungkapan tersebut juga menunjukkan apresiasi Erick Thohir terhadap kuliner lokal yang memang menjadi daya tarik bagi siapa pun yang mengunjungi kota ini.
Tak hanya Batagor, Erick Thohir juga mencoba makanan lain yang terkenal di Bandung, seperti bola ubi dan es oyen.
Kunjungannya ke tempat kuliner ini menunjukkan bahwa dia tidak hanya menikmati hidangan populer, tetapi juga mencoba merasakan variasi makanan lokal yang lebih unik dan khas.
Baca Juga: Persib Bandung Siap Hadapi Laga Tandang Melawan Persis Solo, Bobotoh Soroti Hal ini
Ungkapan Erick Thohir dalam caption postingannya juga memberikan rekomendasi kepada mereka yang sedang berada di Bandung, mengajak untuk mencoba Batagor, Bola Ubi, dan Es Oyen yang katanya sangat enak.
Hal ini mungkin juga menjadi saran yang berharga bagi pengikutnya yang ingin mengeksplorasi kuliner Bandung.
Kunjungan Erick Thohir ke Bandung dan eksplorasinya dalam wisata kuliner lokal menjadi sorotan positif, menunjukkan bahwa seorang tokoh seperti dia juga menghargai dan menikmati keunikan budaya dan kuliner daerah yang dikunjunginya.(*)