SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir merasa geram dengan pelatih asing yang tidak mau melepas pemain untuk membela timnas Indonesia. Atas kondisi ini, Erick Thohir berencana akan mengevaluasi peraturan soal pelatih asing di Indonesia.
“Saya sudah meminta Exco untuk mereview aturan liga pada tahun depan. Seperti biasa kalo orang asing bekerja di Indonesia, tentu ada izin Kemenaker. Saya juga mau pelatih asing ini ada A,B,C,Dnya,” ungkap Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @timnasindonesiainfo, Rabu (16/8/2023).
Adapun aturan yang dibuat, Erick Thohir menginginkan bahwa pelatih asing ini bisa lebih menghargai timnas Indonesia.
“Salah satunya mereka menghormati timnas Indonesia. Kedua, mereka memperlakukan para asisten dan pemainnya dengan hormat, jangan bentak sembarangan. Kita bukan bangsa yang bisa direndahkan. Mereka harus hormati adat istiadat Indonesia,” lanjut Erick Thohir.
Jika aturan ini dibuat, maka besar kemungkinan pelatih asing yang tidak melepas untuk membela timnas Indonesia harus rela angkat kaki.
Sementara itu, beberapa pelatih asing sedang menjadi sorotan karena polemik ini. Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dan pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares secara khusus disorot langsung oleh manajer timnas Indonesia, Sumarji.
Hal ini karena kedua pelatih tersebut sangat sulit melepas pemain untuk membela timnas Indonesia.
“Tidak boleh kita biarkan. Orang pelatih asing cari makan di negara kita, tetapi mempersulit timnas, kalau bicara timnas ini bicara negara. Sudah berulang kali, ini dua kali kita dipersulit oleh pelatih klub Persija dan pelatih klub PSM Makassar,” ujar Sumarji. (*)
Baca Juga: Menyoal Kebebasan Berpendapat di Indonesia, Negeri yang Berusia 78 Tahun, Merdeka!